KUMANIKA.COM – Mobil listrik merek VinFast mulai diperkenalkan di Kabupaten Bulukumba. Test drive dilakukan Ketua Kadin Bulukumba Syahruni Haris bersama Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di kawasan pusat kota, Kamis (20/8/2026).
Keduanya menjajal langsung kendaraan listrik tersebut dengan memutari Lapangan Pemuda Bulukumba hingga Bundaran Pinisi.
Test drive ini menjadi salah satu langkah awal memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat sekaligus melihat peluang pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Bulukumba.
Bagi Bulukumba, kehadiran kendaraan listrik dinilai bukan sekadar memperkenalkan teknologi otomotif baru. Lebih jauh, perkembangan kendaraan listrik dapat menjadi pintu masuk bagi peluang investasi dan pengembangan industri di daerah.
Test drive yang dilakukan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Ketua Kadin Bulukumba Syahruni Haris menjadi momentum untuk melihat secara langsung karakteristik kendaraan listrik saat digunakan di jalan perkotaan.
Dengan mengitari sejumlah titik di pusat kota, keduanya dapat merasakan langsung kenyamanan, respons kendaraan serta karakter mobil listrik yang berbeda dengan kendaraan berbahan bakar minyak.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari promosi awal kendaraan listrik VinFast di Kabupaten Bulukumba.
Ketua Kadin Bulukumba Syahruni Haris mengatakan, kehadiran dan pengenalan mobil listrik di Bulukumba menjadi momentum menarik untuk melihat potensi ekonomi baru yang dapat dikembangkan.
Menurutnya, kendaraan listrik tidak hanya berbicara mengenai kendaraan sebagai alat transportasi, tetapi juga berkaitan dengan rantai industri yang lebih luas.
Mulai dari kebutuhan infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, bengkel, suku cadang, hingga peluang usaha dan investasi dapat tumbuh seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.
“Ini bukan hanya soal mobilnya, tetapi bagaimana kehadiran kendaraan listrik bisa menjadi pintu masuk untuk melihat peluang investasi dan industri baru di Bulukumba,” ujarnya.
Ia menilai Bulukumba memiliki potensi untuk ikut mengambil bagian dalam perkembangan industri kendaraan listrik di Sulawesi Selatan.
“Jika penggunaan kendaraan listrik semakin berkembang, kebutuhan terhadap fasilitas pendukung juga akan meningkat,” jelas Syahruni.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menciptakan peluang bagi pelaku usaha lokal, termasuk sektor jasa, perdagangan, perbengkelan hingga penyediaan infrastruktur kendaraan listrik.
Selain aspek ekonomi, perkembangan kendaraan listrik juga dinilai membuka peluang bagi penggunaan teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengharapkan perkembangan teknologi kendaraan listrik tidak berhenti pada tahap promosi produk semata.
Menurutnya, peluang investasi dan industri yang berada di belakang perkembangan kendaraan listrik perlu mulai dipetakan sejak dini.
Dengan demikian, Bulukumba tidak hanya menjadi pasar kendaraan listrik, tetapi juga dapat memperoleh manfaat ekonomi dari tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik.
Kehadiran mobil listrik di jalan-jalan Bulukumba nantinya diharapkan bukan sekadar menjadi pemandangan baru, tetapi dapat menjadi bagian dari transformasi teknologi, investasi dan industri daerah.
“Kalau kendaraan listrik mulai masuk, maka yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana mobilnya hadir, tetapi bagaimana peluang investasinya bisa ikut tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Test drive VinFast bersama Bupati Bulukumba dan Ketua Kadin tersebut pun menjadi langkah awal untuk membuka pembicaraan yang lebih luas mengenai potensi mobil listrik, investasi dan pengembangan industri kendaraan listrik di Kabupaten Bulukumba.(*)

