DAERAH

Polres Bulukumba Gandeng Siswa Latja SPN Batua Makassar, Binrohtal Jadi Ajang Pembinaan Mental

Personel Polres Bulukumba dan Siswa Latja SPN Batua Makassar Gelar Binrohtal. (Humas Polres Bulukumba)
Advertisement

KUMANIKA.com — Sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Polres Bulukumba kembali melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang diikuti oleh seluruh personel Polres Bulukumba serta siswa Latja SPN Batua Makassar.

Kegiatan Binrohtal ini dilaksanakan usai apel pagi, Kamis (30/4/2026), di dua tempat berbeda sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing personel.

Cegah Parkir Liar dan Kebocoran PAD, Dishub Bulukumba Siapkan 35 Petugas Resmi di Ujungbulu

Bagi yang beragama Islam, kegiatan dilaksanakan di Masjid Namirah Polres Bulukumba, sementara bagi personel dan siswa Latja yang beragama Kristen dilaksanakan di ruang vidcom Polres Bulukumba.

Pelaksanaan Binrohtal di Masjid Namirah diisi dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Bripda Muhammad Alif, personel Bagian SDM Polres Bulukumba. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, AKBP Stephanus Luckyto Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

Sementara itu, kegiatan Binrohtal bagi yang beragama Kristen diisi dengan pembacaan Alkitab yang dipimpin oleh salah satu siswa Latja SPN Batua Makassar.

Advertisement

Kabag SDM Polres Bulukumba, Kompol Syamsul Bahri, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membentuk karakter personel dan siswa Latja agar memiliki mental dan spiritual yang kuat dalam pelaksanaan tugas.

Pemkab Bulukumba Apresiasi Aspirasi Pemanfaatan Eks HGU Lonsum untuk Kepentingan Masyarakat

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel dan siswa Latja dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan rohani dan mental menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian agar tetap humanis, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta etika.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. (Mad)

Bagikan