Home / DAERAH

Rabu, 3 Juni 2020 - 17:15 WIB

Warga Tolak Wacana Bupati Sinjai Soal Rumah Isolasi Covid-19

Warga Desa Saukang Sinjai tolak wacana Bupati Sinjai buat rumah isolasi pesien Covid-19 ditengah pemukiman warga. (Ist)

Warga Desa Saukang Sinjai tolak wacana Bupati Sinjai buat rumah isolasi pesien Covid-19 ditengah pemukiman warga. (Ist)

SINJAI, KUMANIKA.com– Pemerintah Kabupaten Sinjai berencana mengadakan rumah isolasi khusus bagi warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di setiap Desa. Namun hal itu tak berjalan mulus, warga Desa serentak menolak keras wacana tersebut.

Tokoh masyarakat Desa saukang, Awal, khawatir akan menimbulkan persepsi negatif dan berdampak buruk ke pemerintah desa jika rencana itu terealisasi.

“Permintaan Bupati Sinjai untuk menyediakan rumah isolasi ditengah pemukiman warga seolah lepas tanggung jawab. Saya rasa banyak Gedung Pemkab yang bisa difungsikan,” tutur Awal.

Permintaan Bupati, Andi Seto Gadhista Asapa untuk pengadaan rumah isolasi di setiap Desa kata dia, patut dipertanyakan. Mengingat, anggaran Covid-19 yang dikelola Sinjai mencapai sekitar Rp 8 Milyar.

“Kenapa mesti desa yang menyiapkan rumah isolasi, ada apa?. Apa anggaran Pemkab Sinjai untuk penanganan Covid-19 sudah ludes? Ini patut juga dipertanyakan. Pemkab harus tranparan terkait kegunaan anggaran tersebut,” kata Awal.

Baca Juga:  Selfi LIDA Gangguan Jiwa dan Depresi saat Karantina Covid-19? Ini Faktanya

Kepala Desa Saukang, Abd Razak, yang mengaku belum bisa banyak berkomentar terkait penolakan warga tersebut. Namun kata dia, akan menimbang terlebih dahulu permintaan Pemkab Sinjai.

“Karena kami kan bagian dari Pemerintah. Namun melihat dan mendengar penolakan warga, tentu kami akan menimbang dulu permintaan pak Bupati,” ujar Kades Abd Razak.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan selular, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib mengatakan bahwa ada kekeliruan pemahaman terkait permintaan Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan pemerintah desa.

“Permintaan tersebut kan sudah tertuang di surat edaran Kementerian Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD),” jelas Irwan Suaib.

“Jelas dalam surat itu, Gugus Tugas Relawan Desa Covid-19 menyiapkan ruang isolasi lengkap dengan sarana dan prasarananya yang layak bagi pasien yang diisolasi. Semoga dapat dipahami oleh semua relawan Desa yang ada di Sinjai,” sambungnya.

Baca Juga:  Torut Pecah Telur Menuju New Normal, Umumkan Kasus Pertama Positif Covid-19

Sebelumnya, Bupati Sinjai, Andi Seto meminta seluruh pemerintah desa Sinjai untuk menyediakan tempat karantina khusus atau ruang isolasi. Hal itu demi mencegah penularan Covid-19 yang kemungkinan dibawa para pemudik dari daerah zona merah atau orang yang pernah mengalami kontak dengan pasien positif Corona.

Menurutnya, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Sinjai saat ini mencapai 429 orang, 362 diantaranya masih dalam pemantauan, 33 orang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sementara di sisi lain, Hotel Sinjai yang disiapkan oleh Pemkab hanya menampung 51 orang.

“Ruang isolasi ini disiapkan untuk warga yang berstatus OTG maupun ODP di masing-masing desa yang hasil pemeriksaan rapid tesnya adalah reaktif. Ini dilakukan dikarenakan Hotel Sinjai saat ini sudah penuh dengan adanya penularan lokal,” kata Andi Seto, Selasa (2/6/20) kemarin. (al/af) 

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Alat Tangkap Nelayan Berteknologi Canggih

DAERAH

Seminggu Ditahan Polisi, MT Bebas Dari Jeratan Narkoba

DAERAH

75 Pejabat Fungsional Diambil Sumpahnya, 45 CPNS Terima SK

DAERAH

Banjir Bandang Bantaeng Meregang Nyawa Seorang Remaja

DAERAH

Antisipasi Kontinjensi Bencana Alam, Bupati Bantaeng Pimpin Apel Kesiagaan

DAERAH

Rahmat Gobel Ingin Tuntaskan Pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Bantaeng

DAERAH

15 Gapoktan di Tompobulu Kembangan Pupuk Kompos Alami

DAERAH

Wabup Bulukumba Beri Penghormatan Terakhir ke Almarhum Kades Pangalloang
error: Content is protected !!