Warga Sekitar KPU Bulukumba Apresiasi Paslon yang Tidak Mobilisasi Ribuan Massa saat Mendaftar

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Bulukumba, yang telah resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba untuk Pilkada 2020 dapat apresiasi dari warga yang bermukim di sekitar KPU Bulukumba.

Dua pasangan tersebut yakni, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf dan pasangan Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking.

Kedua Paslon ini diapresiasi lantaran tak menggerakkan massa secara besar-besaran saat mendaftarkan diri sebagai kontestan Pilkada di KPU Bulukumba, terlebih saat ini Pandemi Covid-19 masih menghantui Kabupaten Bulukumba.

Tak seperti Paslon lainnya yang memobilisasi ribuan massa, Aswar salah seorang warga yang tinggal di sekitar KPU Bulukumba menilai kedua paslon tersebut sadar dengan protokol kesehatan.

Hal tersebut diungkapkannya usai menyaksikan proses pendaftaran Paslon di hari ketiga atau hari terakhir masa pendaftaran.

“Iya, kami apresiasi, tidak seperti yang terlihat hari ini, begitu sesak dengan massa bahkan menimbulkan kecamatan,” keluhnya, Minggu (6/9/2020).

Lanjut dia menguraikan pengamatannya, pada hari kedua pendaftaran, Andi Hamzah Pangki berpasangan Andi Murniyati Makking sebagai pendaftar pertama, massa pendukung nya tidak terlalu banyak.

Bagi Paslon yang diantar ribuan massa, Aswar khawatir Klaster baru Covid-19 bisa saja muncul usai pendaftaran Paslon.

“Pas Bapak Andi Hamzah Pangki dan ibu Andi Murniyati Makking bergeser, ribuan massa kembali datang antar Paslon kedua yang kita saksikan bersama. Ini mengerikan pasalnya Corona masih bergentayangan,” ujar Aswar menambahkan.

Baca Juga:  Kabar Baik! Pasien Positif 003 Bulukumba Sembuh, Hari Ini Dijemput oleh Keluarganya

Sedangkan untuk pasangan Andi Utta-Edy Manaf, meski dengan jumlah massa yang signifikan namun tertib dengan protokol kesehatan.

“Saya lihat kemarin, setelah mengantar pak Andi Utta dan pak Edy mereka langsung membubarkan diri,” bebernya.

Selain itu, Aswar berharap pada tahapan Pilkada kedepan Paslon tidak lagi memobilisasi massa pendukungnya untuk beramai-ramai ke KPU Bulukumba, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ini baru pendaftaran belum pada proses lainnya seperti pencabutan nomer urut paslon. Kami harap para Paslon bisa dengar pemintaan kami, kami juga warga Bulukumba yang khawatir,” tutupnya.

Sekedar informasi, kasus corona atau Covid-19 di Sulsel belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Per Sabtu 5 September, dilaporkan 153 kasus Corona baru. Dengan penambahan ini, maka total kasus positif Corona di Sulawesi Selatan mencapai 12.465 kasus.

Sementara di Kabupaten Bulukumba, per 4 September 2020, kembali ada penambahan lima kasus baru warga yang positif terjangkit Corona. Dengan demikian, kasus terkonfirmasi positif Corona di Bulukumba sudah mencapai 249 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 239 orang, pasien positif meninggal lima orang, satu orang masih dirawat dan empat isolasi mandiri.

Mobilisasi Ribuan Massa Paslon di Pilkada Bulukumba Dikecam IDI Makassar

Mobilisasi atau menggerakkan Ribuan massa pada Pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bulukumba di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba rupanya jadi sorotan sejumlah pihak, terlebih saat ini Pandemi Covid-19 masih menghantui kabupaten Bulukumba.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Bulukumba Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

Bahkan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar mengecam Pasangan Calon (Paslon) di Kabupaten Bulukumba yang mengerahkan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dalam pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah di KPU Bulukumba.

Menurut IDI, Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu daerah yang mempunyai penyebaran Covid-19 tertinggi di Sulsel. Sehingga, paslon harus menerapkan protokol kesehatan Corona, agar tidak ada penyebaran virus di Bulukumba.

“Jangan sampai, akan ada jadi klaster Pilkada Covid-19. Karena massa mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak pakai masker dan jaga jarak,” kata Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin, kepada awak media Sabtu (5/9/2020).

Diketahui, KPU Bulukumba sendiri telah membuka pendaftaran untuk paslon Bupati dan wakil Bupati di Pilkada dimulai pada Jumat (4/9/2020) kemarin.

Meski dihari pertama tidak ada pendaftar, namun dihari kedua ada tiga pasangan bakal calon yang resmi terdaftar sebagai Paslon.

Pendaftar pertama yakni pasangan Andi Hamzah Pangki dan Andi Murniyati (HM21) disusul pasangan Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau. Pasangan ketiga, ada pasangan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf yang menjadi penutup sesi pendaftaran.

Di hari ketiga atau terakhir, ada pasangan Askar HL dan Arum Spink.

EDITOR: Alfareza

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template