Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Makassar, Kumanika.com-- Bukan Persija Jakarta atau Persib Bandung tapi PSM Makassar lah yang sekali lagi mencatatkan sejarah sebagai klub pertama...
Read More
Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Bantaeng, Kumanika.com-- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menghadiri Pelantikan dan Mengambil Sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas Lingkup Pemkab Bantaeng...
Read More
Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Bulukumba, Kumanika.com-- Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf memanfaatkan hari libur untuk meninjau sejumlah proyek yang saat ini tengah berjalan. Gunakan...
Read More
Tiga Peraturan Daerah Disahkan, Desa Punya Ruang Kembangkan Pariwisata

Tiga Peraturan Daerah Disahkan, Desa Punya Ruang Kembangkan Pariwisata

Bulukumba, Kumanika.com-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba mengesahkan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Perda tahun anggaran 2022,...
Read More
Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

KUMANIKA.com - Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin bersama sejumlah Kepala OPD menyaksikan secara virtual Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) 2022...
Read More
Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

BANTAENG, KUMANIKA.com-- Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengaku telah dua kali menjalani swab antigen. Dari hasil swab itu, dia terkonfirmasi...
Read More
HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Tepat tanggal 4 Februari ditahun 2022 ini, Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 62 tahun....
Read More
Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Ahli waris Fernandus Goenawan (45), Wisatawan yang meninggal di Pantai Tanjung Bira menerima klaim Asuransi Jiwa dari PT...
Read More
Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Nana Sujana dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Bulukumba pada...
Read More
DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Sepanjang tahun anggaran 2021 lalu, ada sejumlah proyek yang tidak dilaksanakan. Padahal, proyek yang tidak terlaksana itu tercantum...
Read More

Warga Adat Kajang Dorong Wilayahnya Menjadi Desa Adat

Warga Adat Kajang Dorong Wilayahnya Menjadi Desa Adat
Masyarakat Adat Kajang mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Kamis, (19/8/ 2021). Foto: Hariza

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Dengan mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan passapu (tutup kepala khas Suku Kajang), puluhan Masyarakat Adat Kajang mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Kamis, (19/8/ 2021).

Kedatangan mereka adalah untuk mendorong wilayah tinggal mereka menjadi Desa Adat. Beberapa diantara mereka bergantian menyampaikan aspirasinya menggunakan bahasa konjo (subbahasa Makassar).

Upaya tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap wilayah adat yang, ditakutkan, akan tergerus dengan banyaknyaknya pengaruh dari modernisasi.

Perwakilan Masyarakat Adat Kajang, Ramlah, mengatakan jika masyarakat adat juga termasuk wilayah Indonesia. Sehingga, mereka memiliki hak sama untuk hidup layak sebagaimana masyarakat lainnya. Menurutnya, dengan ditetapkan sebagai Desa Adat, masyarakat Kajang bisa mandiri dan lebih banyak anggaran yang masuk.

Baca Juga:  IPI Bulukumba Siap Perjuangkan Perda Kepesantrenan

“Paling tidak, masyarakat desa nanti bisa memenuhi kebutuhannya sendiri,” kata perempuan yang tak lain merupakan anak dari Ammatoa, sebutan untuk Pemimpin Adat Suku Kajang.

Pergeseran budaya, kata Ramlah, diakui memang ada. Apalagi anak-anak adat kini telah keluar dari wilayahnya untuk menuntut ilmu. Namun, dengan terbentuknya Desa Adat, nantinya semua hal, termasuk yang berkaitan dengan pendidikan, lebih bisa diatur.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, H Safiuddin, mengaku bersyukur dengan hadirnya masyarakat adat Kajang untuk menyampaikan aspirasi. Apalagi, pembentukan Desa Adat memang telah diatur dalam UU No.6 tahun 2014 Pasal 96.

Baca Juga:  Sejumlah Mesjid di Bulukumba Siapkan Penerapan Prokes Jelang Ramadhan

“Jika ini dilakukan, maka (Bulukumba) satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mendorong Perda Desa Adat,” kata H Safiuddin.

Selain itu, menurutnya H Safiuddin, apa yang selama ini dijunjung dan dijaga akan semakin lestari lewat kehadiran perda dan Desa Adat.

“Tapi sebelum dibuatkan Perda, perlu dulu ada Musyawarah dengan para tokoh adat dan masyarakat, dalam rangka pembentukan Desa Adat. Hasilnya itulah kita dorong dibuatkan Perda,” lanjut Safiuddin. (**)