Home / NEWS

Selasa, 22 Juni 2021 - 13:27 WIB

Wabup Bulukumba Sidak di RSUD, Temukan Tenaga Non ASN Menumpuk

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Wakil Bupati Edy Manaf melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Andi Sulthan Daeng Radja. Didampingi plt Kepala BKPSDM, Djunaidi Abdillah memasuki ruang-ruang yang ada di rumah sakit, baik di ruang manajemen, ruang poli maupun di ruang perawatan, Senin 21 Juni 2021.

Yang menonjol dalam Sidak tersebut, Wabup Edy Manaf menemukan banyak tenaga non ASN (kontrak dan sukarelawan) yang menumpuk dalam satu ruangan yang tidak jelas pekerjaannya, khususnya di gedung atau ruang manajemen rumah sakit. Malah Edy Manaf mendapati beberapa orang petugas yang main handphone saja.

Contoh lain misalnya, ada satu ruangan manajemen yang dimasuki Wabup Edy Manaf. Ia kemudian bertanya berapa jumlah petugas di ruang tersebut. Jawaban dari petugas bahwa jumlah petugas di ruangan itu sebanyak 22 orang termasuk pegawai ASN-nya. Namun faktanya kondisi ruang tersebut sempit dan hanya beberapa kursi saja yang tersedia.

Baca Juga:  Petugas Gabungan Sidak Lapas Kelas II A Bulukumba

“Berarti lebih banyak yang berdiri yah. Kenapa banyak sekali petugas di sini,” kata Edy Manaf di ruang Bagian Umum.

Olehnya itu, Edy Manaf meminta pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba untuk mengevaluasi jumlah pegawai non ASN-nya. Jumlahnya dianggap terlalu banyak, tidak sesuai dengan beban kerja rumah sakit.

“Harus segera dievaluasi. Apakah memang menjadi kebutuhan, atau hanya sekedar tempat kumpul saja,” kata Edy Manaf.

Dari data yang diterima, sebanyak 1.101 pegawai atau petugas rumah sakit. Diantaranya terdapat 774 tenaga  non ASN, baik kontrak maupun tenaga sukarela.

Dalam Sidak tersebut, mantan legislator Provinsi ini meminta kepada seluruh pegawai untuk bekerja maksimal. Para petugas harus bersungguh sungguh dalam bekerja sebagai ujung tombak pelayanan.

Baca Juga:  Bukan Dinas Perikanan, Limbah Tambak Udang Domain Lingkungan Hidup

Karena rumah sakit Sulthan Daeng Radja katanya, merupakan pusat rujukan layanan kesehatan di wilayah selatan Sulawesi Selatan, tak hanya melayani warga Bulukumba saja namun warga tetangga kabupaten.

Plt Direktur RSUD HA Sulthan Dg Radja Bulukumba, dr Rizal mengakui jika ada kelebihan jumlah pegawai. Sehingga pihaknya mengaku akan mengevaluasi jumlah tenaga non ASN di Rumah sakit.

“Setelah dilakukan Analisa Beban Kerja (ABK) memang kita kelebihan, sekitar ratusan jumlahnya. Jadi kita memang berencana evaluasi setelah ada petunjuk dari Wakil dan Bupati Bulukumba,” kata dr Rizal.

Dari rumah sakit, Wabup Edy Manaf melanjutkan Sidak di kantor Inspektorat Kabupaten yang berdampingan dengan gedung RSUD.

Reporter: Alim

Share :

Baca Juga

DAERAH

[VIDEO] Banjir Bandang Terjang Bantaeng, Warga Minta Pertolongan

NEWS

Kantor Bupati Bulukumba Terlihat Kotor, Andi Utta: Bagaimana Aparat Bisa Nyaman Bekerja

DAERAH

Upacara HUT RI ke 75 di Halaman Kantor Bupati Bulukumba Tetap Semarak Meski Terbatas

HEADLINE

Tunggak Rp1 Miliar, Lampu Penerangan Jalan Bulukumba di Putus

NEWS

Debit Air Berkurang, Petani Sawah Bontonyeleng Salah Prediksi Curah Hujan

DAERAH

Kasus Kematian Ibu dan Anak di Bulukumba: Polisi Periksa Pihak Klinik Yasira, Pekan Depan Giliran RSUD

DAERAH

Polres Bulukumba Perketat Keamanan Aksi Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law

NEWS

Belum Puas Hasil Kerja Kebersihan dan Pengendali Banjir, 5 Alat Berat Diturunkan