Home / DAERAH / NEWS

Sabtu, 19 September 2020 - 20:15 WIB

Wabup Bulukumba Serahkan BLT Tahap Empat ke 245 Orang di Desa Bontonyeleng

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto didampingi Camat Gantarang dan kepala desa Bontonyeleng serahkan BLT Tahap IV secara simbolis, Sabtu (19/9/2020)

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto didampingi Camat Gantarang dan kepala desa Bontonyeleng serahkan BLT Tahap IV secara simbolis, Sabtu (19/9/2020)

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pemerintah Desa Bontonyeleng Kecamatan Gantarang kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka penanganan dampak wabah Covid-19. Penyaluran BLT tahap IV sebesar Rp. 300 ribu ini disalurkan ke 245 orang.

Menurut Kepala Desa Bontonyeleng Andi Mauragawali AS, penyaluran BLT akan terus dilakukan sampai tahap ke V.

“Insya Allah jika penyaluran tahap keempat ini selesai, hari Senin depan kita akan salurkan untuk tahap kelima,” ungkap Mauragawali di Kantor Desa Bontonyeleng, Sabtu 19 September 2020.

Opu sapaan akrab Mauragawali melanjutkan, selain penyaluran BLT, pihaknya juga melakukan pembagian masker gratis sebanyak 1.530 buah kepada warga yang merupakan bagian dari gerakan Setengah Milyar Masker yang berlogo HUT Kemerdekaan RI ke 75- Indonesia Maju.

Baca Juga:  Andi Utta dan Deretan Figur yang Sempat Dilirik Jadi Wakilnya di Pilkada Bulukumba

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang menyerahkan langsung BLT secara simbolis menyampaikan bahwa penyaluran tahap keempat adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap dampak Covid-19, yang sampai saat ini wabahnya belum selesai. Jika sebelumnya hanya target sampai tiga bulan, namun pemerintah kembali melanjutkan untuk keempat.

“Mewakili Pemerintah Daerah, saya berharap bantuan ini jangan disia-siakan, jangan disalahgunakan oleh karena tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan seperti ini. Makanya harus dimanfaatkan dengan baik,” pinta Tomy Satria.

Lanjut Tomy, karena wabah Covid-19, anggaran seharusnya diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur seperti rabat beton atau jalan usaha tani dialihkan untuk penanganan dampak Covid-19 agar roda ekonomi atau perputaran uang di masyarakat tetap berjalan. “Semoga BLT ini dapat meringankan beban masyarakat. Bukan hanya BLT namun sebagian dari warga Bontonyeleng juga sudah mendapatkan bantuan seperti PKH, Rastra, BST dan bantuan kelompok UKM,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Ajak Pemuda Bantaeng Temu Kenali Persoalan di Masyarakat

Wujud perhatian pemerintah desa kepada warga dengan pembagian BLT dan masker, tambah Tomy harus dibarengi dengan dukungan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Jangan karena tidak ada pembangunan fisik yang terlihat sehingga ada warga yang beranggapan bahwa kepala desa tidak melakukan apa-apa di desa. Padahal anggaran desa ini sebagian besar dialihkan untuk penanganan dampak Covid-19,” bebernya.

Mantan Wakil Ketua DPRD ini meminta dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah desa, camat dan pemerintah daerah terkait upaya penanganan Covid-19, sehingga wabah ini cepat berlalu, dan aktifitas ekonomi masyarakat mulai bangkit kembali. (Rls)

Share :

Baca Juga

NEWS

Polisi di Bulukumba Aktif Sosialisasi Protokol Kesehatan

DAERAH

Tanggul Jebol Penyebab Banjir Bandang di Bantaeng

NEWS

Debit Air Berkurang, 5 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

DAERAH

Ranperda APBD 2021 Bantaeng Disetujui Jadi Perda

DAERAH

Permata TSY-AM Siap Gas Pool Menangkan Pilkada Bulukumba

NEWS

28 Pesien Covid-19 Meninggal Dipastikan Tidak Dapat Santunan

DAERAH

Rombongan Kementan Puji Protokol Kesehatan di Bantaeng

DAERAH

Operasi Yustisi, Jajaran Polres Bulukumba Tegur Warga Yang Tidak Pakai Masker
error: Content is protected !!