Home / VIDEO

Kamis, 4 Juni 2020 - 14:26 WIB

[VIDEO] “Ummiku Bukan PDP Covid-19”

MAKASSAR, KUMANIKA.com — “Ummiku, Ummi, Ummi,” Begitu teriakan histeris Andi Arni Esa Putri Abram (24), warga kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan kala mengejar dan berusaha menahan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel yang hendak memakamkan almarhumah ibunya ke pemakaman khusus covid-19 di Macanda, kabupaten Gowa pertengahan Mei 2020 lalu.

Bersama ayahnya, Andi Baso Ryadi Mappasulle, dan saudari-saudarinya yang lain Arni berusaha keras mencegat tim Gugus agar tidak membawa ibunya dimakamkan di Macanda lantaran meyakini ibunya bukan PDP Covid-19.

Baca Juga:  Pejabatnya Jadi Tersangka Korupsi, Bupati: Biarkan Penegak Hukum Membuktikan

Arni menuturkan, ibunya meregang nyawa akibat stroke. Meski belakangan, hasil swab tas milik almarhumah ibunya keluar dengan hasil negatif covid-19.

Meski demikian, Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, penangangan pemulasaran jenazah pasien PDP
memang harus sesuai standar covid-19. Protokol tersebut harus dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

Protokol pemakaman tetap harus dilakukan meski hasil tes swab belum keluar jika kondisi pasien menunjukkan gejala klinis pneumonia.

Baca Juga:  [VIDEO] Belum Sepekan Dibuka Kembali, Wisata Titik Nol di Bulukumba Ambruk

“Saya hanya mau sampaikan bahwa semua ini kita jalankan sesuai protokol dan ketentuan yang ada,” jelas Ichsan kepada awak media.

Aksi satu keluarga yang berusaha mencegat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel ini sempat terekam kamera dalam bentuk video amatir.

Mereka berusa keras menahan ambulans yang membawa almarhumah ibunya yang diketahui bernama Nurhayani itu untuk dimakamkan dengan menahan hingga menaiki bagian depan ambulans.

SIMAK VIDEONYA DI BAGIAN ATAS

Share :