Vaksinasi di Bulukumba Abaikan Protokol Kesehatan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba di ruang pola kantor Bupati Bulukumba, Kamis, (20/6/2021) abaikan protokol kesehatan (Prokes).

Dari pantauan dilokasi, ratusan orang berkerumun menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin. Penumpukan yang mengakibatkan kerumunan tersebut terlihat mulai dari pengambilan nomor antrian.

Ironinya lagi, penerapan Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan (3M) tidak diterapkan. Dimana selain kerumunan, dilokasi vaksin juga tidak disediahkan tempat cuci tangan.

Salah seorang guru yang mengikuti vaksinasi, IR (29), mengatakan jika prosedur pendaftaran memang tidak tersusun dengan baik. Dimana banyak dari calon penerima vaksin harus menunggu hingga berjam-jam.

Baca Juga:  Dinsos Bantah Penimbunan Beras di Rujab Gubernur Sulsel

“Vaksinasi ini dilakukan tidak siap karena alat-alat disiapkan terlambat. Jadi dampaknya cukup lama kita antri, saya sendiri datang jam 8 pagi dan baru sejam kemudian baru mendapat giliran,” terangnya.

“Di lokasi juga tidak ada yang mencuci tangan, dan sangat banyak orang seperti kerumunan,” bebernya IR.

Senada dengan DS (34) salah satu tanaga pendidik di sekolah menegah di Kabupaten Bulukumba. Ia mengeluhkan proses vaksinasi yang diikutinya pada Senin (10/5/2021) lalu diruang Pola Kantor Bupati Bulukumba.

Dia mengaku jika pada proses pendaftaran untuk mendapatkan nomor antrian sangatlah kacau. Dimana setiap peserta memilih nomor antrian sesuai keinginan sehingga tidak beraturan.

Baca Juga:  Jadi Tersangka, Bupati Bulukumba Siapkan Pengganti Kepala BKPSDM

“Ada yang baru datang tapi dapat antrian lebih awal, sedangkan saya yang belakangan harus berjam-jam. Karena nomor antrian teracak, nomor antrian belakangan diberikan dulaun dan sebaiknya,” kesalnya.

Selain itu, kerumunan juga diakibatkan proses pemanggilan nomor antrian bagi peserta vaksin tidak menggunakan pengeras suara sehingga terjadi desak-desakan.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Wahida, tidak memberikan merespons.

Reporter: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template