Update Informasi Pertanian, Dikbud Apresiasi Kehadiran Sekolah PAKI Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Komunitas Swabina Pedesaan Salassae (KSPS) melakukan inovasi melalui Sekolah Pertanian Alami dan Kampung Iklim (Sekolah PAKI).

Target kegiatan ini untuk meningkatkan dan mengupdate informasi tentang pertanian alami dan kampung iklim bagi peserta sekolah, menyiapkan pelatih profesional pertanian alami (natural farming) dan kampung iklim, serta membentuk pribadi organisatoris.

Sekolah PAKI berbasis nonformal ini pelaksanaannya dilakukan selama kurun waktu empat semester atau dua Tahun. Tidak ada batasan usia dan persyaratan khusus dalam mengikuti Sekolah Paki.

Baca Juga:  Anggota Dewan hingga Wakil Bupati Bulukumba Ikut Perjuangkan Hak-hak Tuli

“Yang penting siap mengikuti kelas yang telah ditetapkan oleh pelaksana kegiatan,” kata Sekretaris KSPS, Iswan Afandi.

Mengikuti Sekolah PAKI, Iswan menerangkan tidak ada pungutan biaya. Namun peserta terbatas hanya 20 peserta didik. Harapannya sekolah PAKI bisa direflikasi di setiap kampung di seluruh nusantara.

Peserta terdiri dari berbagai desa, seperti Salassae, Tugondeng, Tammatto, Balantaroang, Kindang, dan Batulohe. Dilaksanakan sejak bulan Februari 2021 di Balai Komunitas KSPS, Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Ahmad Djanuaris mengapresiasi adanya inovasi sekolah PAKI.

Baca Juga:  Mahasiswa Prodi Kimia UMB Hasilkan Produk Unik Dimasa Pandemi

“Pemerintah daerah dan khususnya Dinas Pendidikan memberikan apresiasi yang tinggi kepada organisasi masyarakat ataupun perorangan yang melakukan kegiatan inovatif yang sifatnya mendidik dan menambah pengetahuan,” pungkasnya.

Menurut Ahmad, kegiatan ini membantu pemerintah menggerakkan masyarakat untuk melakukan sesuatu yang dapat menambah pengetahuan dan keahlian baik itu di bidang pertanian dan yang lainnya, apalagi jika berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tinggal bagaimana koordinasinya dengan Bidang atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tutupnya.

Reporter: Devi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template