Tunggak Pajak Hingga Ratusan Juta, Mall Wisata Bulukumba Dipasangi Plang

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulukumba melakukan pemasangan plang himbauan tunggakan pajak terhadap Mall Wisata 4 Universitas Indonesia Timur (UIT) Bulukumba, di Jalan Samratulangi, Kecamatan Ujung Bulu.

Penyegelan dilakukan pihak Bapenda Bulukumba lantaran pihak manajemen Mall Wisata Bulukumba dianggap telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2013 tentang pembayaran pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan.

Berdasarkan data yang diterima Kumanika.com. Mall Wisata yang dibangun di masa pemerintahan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan itu telah menunggak pajak selama empat tahun atau mencapai Rp319.626.304.

Baca Juga:  Tinggal Seorang Diri, Gadis Belia di Bulukumba Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulukumba, Andi Mappiwali saat dikonfirmasi awak media mengatakan jika PBB mall tersebut telah menunggak sejak sejak tahun 2018 hingga 2020

“Jadi pajaknya sudah tidak terbayarkan sejak 2018-2020. Ditambah lagi dengan tunggakan 2014 yang juga belum terbayarkan,” katanya.

Andi Mappiwali membeberkan, tunggakan PBB Pokok ditambah denda itu yakni Rp738.816 di tahun 2014, sementara 2015-2017 telah dilunasi.

Namun, di tahun 2018 kembali menunggak sebesar Rp123.548.023, tahun 2019 menunggak sebesar Rp108.521.920, dan untuk 2020 sebesar Rp86.817.636.

Baca Juga:  Mampu Hadirkan Inovasi, Pemkab Bantaeng Diganjar Penghargaan SAKIP

“Total tunggakannya terhitung selama empat tahun Rp319.626.304. Kami juga sudah melakukan penagihan secara langsung ke pemilik Mall Wisata,” jelasnya.

Menurut mantan Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulukumba. Tindakan tegas akan ditempuh pemerintah jika waktu batas konfirmasi pekan depan tidak diindahkan pemilik Mall Wisata.

“Batas waktu yang diberikan berdasarkan aturan yang ada hingga pekan depan sejak plang dipasang. Jadi ada waktu yang diberikan. Jika tidak di indahkan, ini masih akan dirapatkan lagi,” pungkasnya.

Reporter: NDA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template