Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Sabtu, 13 Juni 2020 - 14:15 WIB

Tanggul Jebol Penyebab Banjir Bandang di Bantaeng

Suasana Banjir Bandang di Bantaeng, Sabtu (13/6).

Suasana Banjir Bandang di Bantaeng, Sabtu (13/6).

BANTAENG, KUMANIKA.com — Salah satu penyebab bencana alam Banjir Bandang yang menimpa Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan terjadi lantaran tingginya curah hujan yang mengakibatkam tanggul pengaman (Cekdam) Balangsikuyu Bantaeng mengalami kerusakan pada sisi kanan.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin ungkap penyebab banjir Bandang ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, karena tanggul Balangsikuyu yang Jebol, Sabtu (13/6).

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin. Saat ini kata dia, berbagai upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Bantaeng terus berupaya melakukan evakuasi di sejumlah titik banjir.

Baca Juga:  Dua "Nyawa" Melayang Saat Polisi Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Bulukumba

“Tanggul jebol di sisi kanan akibat tertimpa material,” jelas Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin, Sabtu (13/6/2020).

Hingga pagi ini, tercatat sebanyak tujuh titik pengungsian telah dibentuk di Bantaeng sebagai langkah tanggap darurat penanganan bencana banjir.

Dia menambahkan, Cekdam ini mengalami kerusakan pada Jumat pukul 19.00 Wita kemarin. Akibatnya, limpahan air yang keluar menjadi tak terkendali.

Baca Juga:  Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 Bulukumba Tambah 4 Kasus Baru dari Klaster Nakes dan ASN

Pihak Pemkab Bantaeng juga telah melakukan pendataan dampak dari bencana itu. Beberapa di antaranya adalah kerusakan jembatan dan akses lingkar selatan Bantaeng di Kaili.

Begitu pula di pasar Sentral Bantaeng yang mengalami dampak yang serius. Selain itu, perkantoran pemerintah, salah satunya yakni Mall Pelayanan Publik (MPP).

Terpisah, Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah mengapresiasi penanggulangan yang dilakukan pihak Pemda Bantaeng. Ia menyebut upaya tanggap darurat tersebut sudah tepat.

“Ini bencana alam dan memang tidak bisa dihindari. Namun upaya tanggap darurat Pemda yang dilakukan sudah tepat,” jelas mantan Bupati Bantaeng 2 periode tersebut.

Share :

Baca Juga

NEWS

Tiga Dewan Pengawas RSUD Bulukumba Dikukuhkan

DAERAH

Inilah Komunitas Ubur-ubur, Relawan Pembersih Lumpur Banjir Bantaeng

HEADLINE

UPDATE Corona 28 Mei: “New Normal” Kasus Positif Tembus 24.538, Sembuh 6.240, Meninggal 1.496

DAERAH

Bulukumba Kembali Cetak Rekor Harian Terbanyak, Tambah 34 Kasus Baru Covid-19

DAERAH

Pekan Depan, Pemkab Bulukumba Bolehkah Pelajar SD dan SMP Masuk Sekolah Meski Masih Zona Merah

DAERAH

Stop Generasi Balita Pendek, Pemkab Bantaeng Gelar Rembuk Stunting

DAERAH

Miliki Track Record Baik, Alasan Hanura dan Demokrat Bulukumba All Out ke AHP-AMM

DAERAH

BOK Belum Tuntas, DPRD Temukan Lagi Masalah di Dana Non Kapitasi Rp17 Miliar Dinkes Bulukumba