Tanggul Jebol Penyebab Banjir Bandang di Bantaeng

BANTAENG, KUMANIKA.com — Salah satu penyebab bencana alam Banjir Bandang yang menimpa Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan terjadi lantaran tingginya curah hujan yang mengakibatkam tanggul pengaman (Cekdam) Balangsikuyu Bantaeng mengalami kerusakan pada sisi kanan.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin ungkap penyebab banjir Bandang ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, karena tanggul Balangsikuyu yang Jebol, Sabtu (13/6).

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin. Saat ini kata dia, berbagai upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Bantaeng terus berupaya melakukan evakuasi di sejumlah titik banjir.

Baca Juga:  Ditentukan Panselnas, Segini Jumlah CPNS 2019 Bakal Diterima di Bulukumba

“Tanggul jebol di sisi kanan akibat tertimpa material,” jelas Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin, Sabtu (13/6/2020).

Hingga pagi ini, tercatat sebanyak tujuh titik pengungsian telah dibentuk di Bantaeng sebagai langkah tanggap darurat penanganan bencana banjir.

Dia menambahkan, Cekdam ini mengalami kerusakan pada Jumat pukul 19.00 Wita kemarin. Akibatnya, limpahan air yang keluar menjadi tak terkendali.

Baca Juga:  Polisi Dalami Dugaan Penyalagunaan Anggaran Makan Minum RSUD Sulthan Dg Radja

Pihak Pemkab Bantaeng juga telah melakukan pendataan dampak dari bencana itu. Beberapa di antaranya adalah kerusakan jembatan dan akses lingkar selatan Bantaeng di Kaili.

Begitu pula di pasar Sentral Bantaeng yang mengalami dampak yang serius. Selain itu, perkantoran pemerintah, salah satunya yakni Mall Pelayanan Publik (MPP).

Terpisah, Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah mengapresiasi penanggulangan yang dilakukan pihak Pemda Bantaeng. Ia menyebut upaya tanggap darurat tersebut sudah tepat.

“Ini bencana alam dan memang tidak bisa dihindari. Namun upaya tanggap darurat Pemda yang dilakukan sudah tepat,” jelas mantan Bupati Bantaeng 2 periode tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template