Home / NEWS

Selasa, 2 Maret 2021 - 19:05 WIB

Tak Ingin di Bully, Bupati Bulukumba Bentuk Tim Pengendali Banjir

Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf

Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba memperlihatkan keseriusan dalam menangani permasalahan banjir yang setiap tahun melanda beberapa titik di kota Bulukumba.

Sebelum musim hujan tiba yang diperkirakan puncaknya pada bulan April dan Mei, Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf berharap perangkat daerah yang terkait untuk melakukan antisipasi dini sehingga tidak ada lagi banjir di setiap musim hujan.

“Jangan permalukan saya. Saya tidak mau dibully jika Bulukumba banjir lagi,” ungkapnya pada rapat yang di gelar di Kantor Bupati, Selasa, 2 Maret 2021.

Muchtar Ali Yusuf yang akrab disapa Andi Utta meminta instantsi terkait untuk bergerak mengecek dan menganalisis secara detail permasalahan setiap titik-titik banjir di kota Bulukumba.

“Sampaikan apa permasalahannya, baru kita atasi bersama. Kalau dibutuhkan alat berat, nanti saya bantu,” bebernya.

Baca Juga:  Terus Koordinasi BMKG, BPBD Bulukumba Beri Himbauan Soal Gempa

Dalam menangani banjir ini, lanjutnya diperlukan koordinasi dan kerjasama lintas sektor, misalnya dari PSDA, Dinas Perumahan Permukiman, serta Badan Penanggulangan Bencana. Tidak hanya satu unit kerja saja.

“Sekarang bentuk tim kecil pengendali banjir dari beberapa instansi. Saatnya bekerja, lalu kita evaluasi setiap 10 hari,” kunci Andi Utta sapaan akrab Bupati Muchtar Ali Yusuf.

Selain persoalan banjir, rapat tersebut juga membahas persoalan kebersihan, baik di kota Bulukumba maupun yang ada di kecamatan.

Wakil Bupati Bulukumba, A Edy Manaf mengungkapkan jika kondisi kota Bulukumba di beberapa tempat masih ditemukan kotor

“Jika saya jalan pagi, saya masih menemukan tahi sapi. Apalagi jalanan di belakang Pasar Cekkeng banyak tahi sapi di sana,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kantor Bupati Bulukumba Terlihat Kotor, Andi Utta: Bagaimana Aparat Bisa Nyaman Bekerja

Permasalahan kebersihan kota ini memang juga menjadi fokus perhatian era pemerintahan “Harapan Baru”, termasuk kebersihan di pasar -pasar. Wabup Edy Manaf mengaku akan mengawal terus persoalan kebersihan ini sampai kondisinya semakin baik.

“Kita akan kawal kebersihan ini, jangan hanya panas di awal atau panas tahi ayam, lalu setelah itu dilupakanmi,” beber mantan anggota DPRD Provinsi ini.

Dalam penanganan kebersihan lanjutnya, dibutuhkan kerjasama lintas sektor, juga dibutuhkan penyadaran kepada masyarakat agar menciptakan kehidupan atau lingkungan yang bersih.

Hasil rapat dibentuk Tim Pengendali Banjir yang dikoordinir oleh Kepala Dinas PSDA dan Tim Kebersihan Terpadu yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Reporter: NDA

Share :

Baca Juga

NEWS

Dua Tahun Klaim AUTS Rp3,2 Miliar, ASA Sebut Program Asuransi Ternak Akan Terus Dilanjutkan

NEWS

Gelar Mutasi, Ilham Azikin Tegaskan Pejabat Harus Bekerja Sesuai Regulasi

NEWS

Bupati Bantaeng Paparkan Rencana Program 2021, Gubernur: Bantaeng Lebih Trendi

NEWS

75 Pejabat Fungsional Diambil Sumpahnya, 45 CPNS Terima SK

NEWS

Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Bantaeng Bisa Jadi Investasi SDM

NEWS

Pertemuan Kader PP Dengan Paslon Cakada Bulukumba Tak Diketahui Pengurus

NEWS

Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19: Tipikor Polres Bulukumba Obok-Obok Kantor Dinsos

NEWS

Hari Ibu di Mata Kanit Tipidter Polres Bulukumba: Perempuan Paripurna