Home / NEWS

Rabu, 3 Juni 2020 - 20:58 WIB

Tak Diumumkan Pemerintah, Positif Covid-19 di Bulukumba Tambah 2 Kasus

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pasien positif covid-19 di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan tambah 2 kasus baru, per Rabu (3/6/2020). Hal tersebut dapat dilihat dari sebaran info update perkembangan penanganan Covid-19 di Public Safety Center (PSC) Bulukumba sebagai pusat penanganan.

Informasi yang dihimpun, dua kasus baru ini bernomor 011 dan 012 yang tiba tiba ditambahkan dalam update per (3/6) tanpa diumumkan atau pemberitahuan resmi dari Tim Gugus Penanganan Covid-19  Bulukumba yang mewakili pemerintah.

Lebih lanjut, kedua pasien tersebut, 011 merupakan warga kelurahan Tanete Kecamatan Bulukumpa dan 012 warga kelurahan Bintarore Kecamatan Ujung Bulu. Keduanya telah dirujuk ke kota Makassar untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Baca Juga:  Pemkab Bantaeng Gelar Bimtek dan Sertifikasi VSGA Untuk Lahirkan SDM Unggul

Dengan demikian, positif covid-19 di Bulukumba totalnya sudah 12 kasus. Sembuh 7 orang dan dirawat 5 orang.

Sementara dari pantauan langkah pemerintah telah melakukan tracing awal dari 011 dan 012 ini. Tim Gugus Covid-19 Bulukumba telah melakukan screening dan pemeriksaan awal pada warga sekitar 011 dan 012 tinggal.

38 Petugas Medis di Isolasi dan Karantina

Petugas Medis di Rumah Sakit H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba dikarantina sebanyak 38 orang. Karantina tersebut dilakukan di Hotel Agri Bulukumba.

Diketahui mereka dikarantina pasca kontak langsung (merawat) pasien yang dinyatakan positif Covid-19 (kasus positif baru).

Baca Juga:  Suap Gubernur Sulsel, Ini Daftar Proyek yang Dikerjakan PT Agung Perdana Bulukumba

Humas RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Gumala Rubiah, membenarkan informasi terkait perawatnya yang dikarantina.

“Benar perawatan Flamboyan dikosongkan. Sebanyak 36 orang perawat dan 2 orang cleaning service dikarantina di Hotel Agri dan ada juga karantina mandiri,” ungkapnya saat via Whatsapp.

Lanjut Gumala, sementara pasien lainnya yang ada di ruang flamboyan dievakuasi ke ruangan lainnya demi mengantisipasi terjadinya penyebaran dari Covid-19 tersebut.

“Seluruh ruangan flamboyan dilakukan sterilisasi ruangan baru diisi kembali. Selanjutnya kami akan menggunakan petugas yang ditarik dari beberapa ruangan perawatan lainnya untuk bertugas di ruang flamboyan,” jelas Gumala Rubiah.

Share :

Baca Juga

Sinergi MAN 1 Bulukumba dan Polsek Bulukumpa Gelar Vaksinasi Siswa Madrasah

NEWS

Sinergi MAN 1 Bulukumba dan Polsek Bulukumpa Gelar Vaksinasi Siswa Madrasah

NEWS

Galang Bantuan Untuk Sulbar, Gerakan Bulukumba Peduli Koordinasi Pemkab

NEWS

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Sumbang Bantuan ke Beberapa Masjid

NEWS

Ilham Azikin Resmi Pimpin DPP IKAPTK Sulsel

NEWS

DPRD Bulukumba Tegaskan Anggaran Besar Bisa Tekan Kasus Positif Covid-19

NEWS

Hari Pertama Penjaringan Perangkat Desa Bonto Baji Tahun 2021 Ramai Pendaftar

NEWS

Kemenhub Bantu Pembangunan Pelabuhan Lembang Keke, Pemkab Bulukumba Fokus Infrastruktur Jalan

NEWS

Rekomendasi KASN Belum Dilaksanakan, Bupati Klaim Tunggu Kelengkapan Surat