Home / DAERAH / NEWS

Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:53 WIB

Soal Gaji Petugas PSC yang Mogok Kerja, Kadis Keuangan Bulukumba: Hubungi Dinkes

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — 54 orang pegawai Kantor Publik Safety Center (PSC) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, melakukan mogok kerja, Kamis (14/8/2020).

Suasana PSC terlihat lengah. Padahal seperti diketahui, PSC ini merupakan salah satu garda terdepan milik pemerintah kabupaten yang wajib tanggap bila terjadi kecelakaan dan lainnya.

Termasuk dalam percepatan dan penanganan Covid-19 di Bulukumba.

Dari informasi yang diterima, mogok kerja yang dilakukan pegawai PSC Bulukumba, lantaran honor atau gaji mereka selama empat bulan belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Bulukumba.

Kepala Dinas Keuangan Bulukumba, Andi Sufardiman yang dikonfirmasi mengatakan, selama ini pihaknya belum menerima laporan pencairan honor staf Publik Safety Center (PSC) Bulukumba dari Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Bantaeng Jadi Daerah Ramah Investasi di Masa Pandemi Covid-19

“Dinas Kesehatan kita hubungi, kita belum menerima laporan mereka,” singkat Andi Sufardiman.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bulukumba, dokter Wahyuni belum merespon.

Menanggapi hal tersebut, legislator Fraksi Partai Golkar Bulukumba, Juandy Tandean merasa kasihan jika honor pegawai PSC Bulukumba belum terbayarkan selama empat bulan.

Aksi mogok kerja yang dilakukan pegawai PSC Bulukumba, kata dia diketahui beberapa waktu. “Sudah lama saya dapat laporan ancaman mogok kerjanya. Tapi hampir lima bulan honor mereka tidak dibayar,” pungkas JT sapaan Juandy Tandean.

Padahal pada kegiatan pansus Covid-19 di DPRD Bulukumba telah menegur Dinas Kesehatan, dr Wahyuni untuk segera melakukan pembayaran gaji pegawai.  Namun tidak kunjung dipenuhi.

“Ibu kadis janji akan segera proses, katanya dua hari pasca rapat, tapi sampai sekarang belum ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Wisata Bulukumba Ditutup Selama Tiga Hari

Padahal para staf dan anak magang yang telah mengabdikan diri di PSC telah bekerja keras, belum lagi di masa pandemi Covid-19. “Mereka ditekan, dilarang berbicara di media. Jika mereka lakukan akan diberhentikan, tidak diperpanjang kontraknya, kasihan mereka,” sesal Juandy.

Diketahui, sebanyak 54 orang pegawai Kantor Publik Safety Center (PSC) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, melakukan mogok kerja, Kamis (14/8/2020).

Salah satu pegawai PSC Bulukumba yang tak ingin identitasnya disebutkan mengaku  jika semua pegawai yang mogok kerja berharap gaji segera diselesaikam atau dibayarkan.

“Honor (Gaji) minta dibayarkan, selama itu masih menunggak anggota PSC Bulukumba tidak bakalan masuk. Ini sesuai keluhan teman-teman,” ucapnya.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemkab Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Covid-19

DAERAH

Jadi Pemateri, Bupati Bantaeng Tekankan Peran Penting GP Ansor

NEWS

28 Pesien Covid-19 Meninggal Dipastikan Tidak Dapat Santunan

DAERAH

Polda Sulsel Telusuri Penyaluran BNPT Kabupaten Sinjai Tahun 2020

NEWS

Akun Facebook Milik Dirfan Susanto Dirfan Memancing Reaksi Aktivis Bulukumba

DAERAH

Sering Ancam Orang Tuanya, Pria Paruh Baya di Bulukumba Dievakuasi Polisi

NEWS

Ditangkap KPK, Penghargaan Anti-Korupsi Nurdin Abdullah Bisa Dicabut

DAERAH

Dua Dusun di Bantaeng Akhirnya Teraliri Listrik Dikepemimpinan Ilham Azikin