Home / INSPIRASI

Minggu, 7 Februari 2021 - 15:55 WIB

“Skripsi Tertunda. Jadikan Peluang Rintis Usaha”

Andi Arham

Andi Arham

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Berwirausaha selagi muda adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan sosok Andi Arham pemuda asal desa Ara, Kecamatan Bontobahari, kabupaten Bulukumba.

Mahasiswa jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) itu selain disibukkan dengan urusan akademik perkuliahan, juga tengah serius membangun bisnis clothing line dengan omset yang cukup menggiurkan.

Sejak awal wirausahawan pemilik akun instagram dengan nama Komunal Clothing ini memang punya mimpi meraih kesuksesan di usia muda.

Skripsi Tertunda Jadikan Peluang Rintis Usaha
Kepada reporter Kumanika.com, pemuda yang hobi bermain musik ini mengaku proses penyelesaian skripsi tertunda ia dijadikan sebagai peluang rintis usaha.

“Pertama itu bisa dibilang dari sisi ekonomi, sebagai anak sulung yang bersiap menjadi tulang punggung keluarga, dan kebetulan proposal skripsi yang masih tertunda di pembimbing dua, akhirnya saya memutuskan merintis usaha untuk mengisi waktu luang,” terangnya.

Baca Juga:  Support Program Kotaku, Patudangi Harap Partisipasi Masyarakat

Bisnis yang dimimpikan sejak tahun 2018, akhirnya terwujud pada 21 desember 2020 dengan berbagai pertimbangan dan usaha mempelajari teknik design, ungkap laki-laki yang pernah bercita-cita menjadi atlet bulu tangkis sewaktu kecil.

Tonjolkan Keunggulan Produk Lewat Tulisan
Produk yang dihasilkan dari Komunal Clothing berupa baju kaos. Keunggulan produknya dibandingkan dengan yang lain yaitu design dan tulisan pada baju kaos yang mengangkat tema menyadarkan masyarakat.

Awalnya Arham mencoba mengangkat tema kebudayaan namun menurutnya akan berbenturan dengan target pasar.

“Awalnya tema yang diangkat yaitu budaya, namun ketika dibenturkan dengan target pasar, teknik marketing itu akan lemah powernya, karena ketertarikan hanya pada yang memiliki kebudayaan tersebut,” tuturnya.

Dan hal inipun dibuktikan oleh Arham yang menawarkan produknya dengan design terbaru, ternyata produk tersebut habis terjual hingga ke pare-pare, Sulawesi Selatan. Sehingga saat ini selain produk yang ditawarkan memang bagus, Arham juga mengandalkan foto dan sosial media sebagai strategi pemasarannya. Selain itu kunci dari bisnis online adalah selalu update dan melihat tren terbaru.

Baca Juga:  Iswan Si Jago Berkebun Ini Butuh Smartphone untuk Belajar Daring

Ingin Mengembangkan Bisnis Distribution Store
Customer Komunal Clothing, selain dari Makassar juga tidak sedikit yang berasal dari luar Makassar.

Untuk memulai bisnis ini, awalnya Arham tidak memiliki modal. Namun dengan kejelian dalam strategi pemasaran, sekarang ia mampu meraup omset mulai Rp. 1.000.000 dalam satu kali produksi baju kaos.

Saat ini untuk mengembangkan bisnis tersebut, ia sedang berproses untuk memiliki alat, hingga memiliki distribution store (Distro) di Bulukumba.

“Untuk bulan depan saya target dulu punya alat sendiri, supaya lebih bisa mengontrol, target utama saya yaitu mempunyai Distro di kota Bulukumba,” harapnya.

Reporter: Devi

Share :

Baca Juga

INSPIRASI

Majelis Taklim Jami Jabal Nur Ajak Warga Desa Bukit Harapan yang Berkecukupan Bersedekah

INSPIRASI

Iswan Si Jago Berkebun Ini Butuh Smartphone untuk Belajar Daring

INSPIRASI

Guru di Bulukumba Ini Terapkan Sejumlah Metode Pembelajaran di Tengah Pandemi

INSPIRASI

Om Ucu, Wujud Pengabdian Sejati di Bulukumba

INSPIRASI

Yoesrifandi Sukses Rintis Usaha Sendiri, Buah dari Kerjakeras

INSPIRASI

Berkenalan Dengan Nadya Oktaviani, Jubir Cantik Kacamatayya di Pilkada Bulukumba

INSPIRASI

Sepak Terjang Misbawati, Sabet Penghargaan Bergengsi Hingga Perempuan Pertama Jadi Sekda Bulukumba

INSPIRASI

Berkenalan Dengan si Cantik Nayla Putri, Remaja Bulukumba Penulis Novel ‘Butterfly’
error: Content is protected !!