Home / EKBIS / NEWS

Rabu, 3 Juni 2020 - 14:23 WIB

Skenario New Normal Ini Yang Sulit Dipenuhi Pengusaha

JAKARTA, KUMANIKA.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan panduan untuk bekerja di situasi new normal. Panduan New Normal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Dengan demikian, pengusaha diizinkan kembali membuka bisnis mereka demi memastikan roda perekonomian tetap berjalan di tengah COVID-19, namun diminta mengedepankan langkah pencegahan yang diatur tersebut.

Akan tetapi, tak semua protokol kesehatan yang dikeluarkan Kemenkes tersebut bisa dijalankan oleh para pelaku usaha. Lantaran, masing-masing sektor usaha memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Salah satunya terkait meniadakan shift 3 atau shift malam.

Baca Juga:  Sembilan Nakes di Kabupaten Bantaeng Terpapar Covid-19

Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani ada beberapa sektor usaha yang justru masih membutuhkan adanya pekerja shift malam. Sehingga untuk menerapkan skenario new normal yang satu itu tentunya menjadi kendala tersendiri.

“Shift malam itu kebanyakan hubungannya dengan security atau keamanan jadi nanti kita mesti melihat lagi, gamungkin kalau gaada yang jaga, memang produksi tidak berjaga malam hari, tapi kan ada beberapa pekerjaan yang memang fungsinya dijalankan malam hari dan itu tidak bisa di stop sama sekali,” kata Shinta kepada awak media beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  2.084 Vaksin Covid-19 untuk Bantaeng Disebarkan 13 Titik Faskes

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat memperluas sosialisasinya terkait aturan tersebut sekaligus memberi fleksibilitas untuk sektor-sektor tertentu.

“Makanya kami meminta juga ke pemerintah untuk disosialisasikan dulu dan diberikan fleksibilitas sehingga perusahaan bisa mengikuti,” sambungnya.

Selebihnya, pelaku usaha mengaku siap untuk menerapkan kebijakan tersebut.

“Kami mau bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan protokol tersebut dipatuhi perusahaan dan orang-orang yang bekerja di perusahaan agar tempat kerja tidak menjadi pusat penyebaran,” katanya.

Share :

Baca Juga

NEWS

Pembongkaran Median Jalan Atas Permintaan Pemilik SPBU Ratulangi

NEWS

TNI-Polri Bulukumba Siap Amankan Pilkada 2020

NEWS

Wabup Bulukumba: Pemuda Harus Bangga Jadi Petani

HEADLINE

Presiden Jokowi Harap Keluarga Tak Ambil Paksa Jenzah Covid-19

HEADLINE

Update Corona di Indonesia 7 Juni: Pasien Sembuh Tembus 10.498 Orang

NEWS

Aipda Suleman Sambangi Warga, Jaga Sitkamtibmas Jelang Pilkada dan Sosialisasi Protokol Kesehatan

DAERAH

DPRD Bantaeng Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019 Menjadi Perda

NEWS

Dapat Apresiasi Komisi B, Daud: Support yang Akan Lebih Meningkatkan Kinerja