Home / HEADLINE / HUKUM / NEWS

Jumat, 19 Juni 2020 - 00:37 WIB

Sidang Korupsi Bersitegang, Ketua Majelis Hakim Desak JPU Hadirkan Bupati Bulukumba

Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali

Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali

MAKASSAR, KUMANIKA.com – Ketua Majelis Hakim dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan stadion mini Kabupaten Bulukumba, Ibrahim Palino mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel untuk menghadirkan Bupati dari Kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi, yakni AM Sukri Sappewali pada sidang pembuktian pekan depan.

Pengacara terdakwa Syarifuddin, Abdul Gofur mengatakan, sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak Kemenpora itu memang sempat terjadi ketegangan, lantaran JPU Kejati Sulsel tak menyanggupi permintaan Ibrahim Palino. Namun kata Gafur, Wakil Ketua PN tersebut tetap kukuh.

“Memang sempat ada ketegangan tadi dalam sidang. JPU tak menyanggupi permintaan Ketua Majelis, Ibrahim Palino. Alasan JPU tak menyanggupi karena pertimbangan bahwa saksi (Bupati Bulukumba) merupakan Ketua Gugus Tugas Covid 19,” ungkapnya, Kamis (18/6/2020).

Baca Juga:  Pasien Sembuh Covid-19 Asal Bantaeng Menanjak Drastis, Hari Ini Ada 31 Kesembuhan

Kendati demikian lanjut Gafur, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Makassar itu kukuh dengan sikapnya. Ibrahim Palino, kata Gafur mendesak JPU agar Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali tetap dihadirkan dalam sidang pekan depan.

Dimana menurut dia, berdasarkan bukti-bukti yang telah dirampungkannya. Terdakwa Syarifuddin bukan merupakan rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

“Klien saya benar menerima uang Rp 60 juta, tapi itu adalah fee atas jasa penyewaan Perusahaan (PT BA). Parahnya berdasarkan bukti, ternyata pihak penyewa justru memalsukan tanda tangan klien saya dan saking politisnya kasus ini, dalam kontrak dengan tanda tangan palsu itu, proyek disetujui untuk rampung 100 persen dengan jangka waktu 25 hari. Makanya pihak kami sejak awal sudah sangat berkeberatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka

Diketahui kasus proyek yang menelan anggaran Rp 1,4 Miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tersebut, telah ditetapkan lima orang tersangka. Tiga diantaranya telah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Diantaranya Direktur PT. BA, Syarifuddin, Aditya Maretinova selaku pejabat pembuat komitmen, Insan Kereningrat selaku perantara proyek, Hendri Lesmana selaku perantara proyek, dan Wilman alias Deri bin H. Muchsin selaku pelaksana lapangan.

Kasubag Humas dan Informasi Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengaku jika pekan depan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali terpanggil sebagai saksi.

“Hanya sebagai saksi, karena ini merupakan proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),” ucap Andi Ayahtullah Ahmad, Jumat (19/6/2020). (**)

Share :

Baca Juga

NEWS

Pemkab Bulukumba Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD Tahun 2021-2026

NEWS

Kuasai Shabu, 3 Warga Diciduk Polres Bulukumba

DAERAH

Broadwalk Titik Nol Ambruk, Dinas Pariwisata Disebut Tak Miliki Kajian Lingkungan

NEWS

9 Orang Luka Akibar Bom Bunuh Diri Didepan Gereja Katedral

DAERAH

Jangan Anggap Remeh, Positif Covid-19 Sudah 3 yang Meninggal di Bulukumba

NEWS

Bulukumba Kembali Masuk Nominasi Raih Penghargaan APE Utama

HUKUM

Kejar Tersangka Lain, Polisi Telusuri Aliran Dana BOK Dinkes Bulukumba

NEWS

Hendak Terobos Gerbang Gereja, Pelaku Bom Bunuh Diri Diduga Berjumlah 2 Orang
error: Content is protected !!