Konser di Bantaeng, Mario G Klau: Romantisme untuk Kita Semua 

Konser di Bantaeng, Mario G Klau: Romantisme untuk Kita Semua 

Bantaeng, Kumanika.com - Artis papan atas, Mario Gerardus Klau tampil memukau pada malam ramah tamah kebersamaan dalam rangkaian hari jadi...
Read More
Hadiri HUT Bantaeng, Gubernur Sulsel Akui Bantaeng Berkembang Pesat

Hadiri HUT Bantaeng, Gubernur Sulsel Akui Bantaeng Berkembang Pesat

Bantaeng, Kumanika.com - Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang pesat dalam empat tahun terakhir di Bantaeng....
Read More
Survei Capres LSJ: Prabowo Tertinggi, Anies-Ganjar Bersaing

Survei Capres LSJ: Prabowo Tertinggi, Anies-Ganjar Bersaing

Jakarta, Kumanika.com-- Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis survei calon presiden (capres) di 2024. Hasilnya, elektabilitas Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto...
Read More
Jelang Pelantikan, DPMD Bulukumba Kumpulkan 31 Kades Terpilih

Jelang Pelantikan, DPMD Bulukumba Kumpulkan 31 Kades Terpilih

Bulukumba, Kumanika.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba mulai merancang skema pelantikan bagi 31 Kepala Desa (Kades)...
Read More
Kembangkan Smart City, Kominfo Takalar Studi Banding di Bulukumba

Kembangkan Smart City, Kominfo Takalar Studi Banding di Bulukumba

  Bulukumba, Kumanika.com - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Takalar, melakukan studi banding terkait pengembangan Smart City di...
Read More
Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Bulukumba, Kumanika.com-- Empat orang personel Polres Bulukumba dinyatakan positif setelah seluruh personel menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan secara mendadak. Keempat...
Read More
Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Solo, Kumanika.com-- Video kericuhan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII di Hotel Alila, Solo viral di...
Read More
Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Makassar, Kumanika.com-- Kompetensi Liga 1 Indonesia belum juga menemui titik terang kapan akan kembali digelar setelah dihentikan pasca Tragedi Kanjuruhan...
Read More
Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Parepare, Kumanika.com-- Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diterjang hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Akibatnya sejumlah...
Read More
Andi Sudirman Dianggap Setengah Hati Mau Bangun Stadion Mattoanging

Andi Sudirman Dianggap Setengah Hati Mau Bangun Stadion Mattoanging

Makassar, Kumanika.com-- Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menganggap jika Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) tidak bersungguh-sungguh...
Read More

Serahkan Banpres Usaha Mikro, Bupati Bulukumba: Tidak Ada Kaitan Dengan Paslon Pilkada

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pemerintah Kabupaten Bulukumba, melalui Dinas Koperasi dan UKM menyalurkan atau menyerahkan secara simbolis program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro oleh Bupati Bulukumba kepada para pelaku usaha, di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa 6 Oktober 2020. Turut hadir dalam penyerahan Banpres, Ketua DPRD, H Rijal dan beberapa Kepala OPD.

Penyerahan Banpres secara simbolis ini sebagai wujud transparansi terkait pemberian bantuan yang diterima oleh pelaku usaha mikro di Kabupaten Bulukumba. Besaran jumlah bantuan yang diterima sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha dengan jumlah penerima Banpres sebanyak 20 ribu.

Kepala Dinas Koperasi UKM, M. Taufik menyampaikan persyaratan usaha mikro penerima Banpres adalah tidak sedang menerima kredit modal kerja dari perbankan, dan tidak memiliki simpan di Bank lebih dari Rp 2 juta, dan tidak berstatus sebagai ASN, TNI/Polri.

“Penyalurannya langsung melalui rekening penerima. Ada pun lembaga perbankan yang ditunjuk untuk menyalurkan Banpres ini adalah Bank BRI dan BNI,” ungkap Taufik.

Baca Juga:  Aksi Demo Ricuh,  Bupati : Saya Sudah Ajak Untuk Dialog

Banpres, tambah Taufik merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional yang bertujuan menambah modal kerja bagi pelaku usaha mikro agar usahanya tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19, serta membantu menahan laju kemiskinan dan pengangguran.

Bupati AM Sukri Sappewali saat sambutan mewarning pihak ASN yang dalam penyaluran bantuan ini mengatasnamakan dari salah satu pasangan calon Pilkada Bulukumba. Bantuan ini tidak ada kaitannya dengan pasangan calon Pilkada.

Ia akan menindak tegas jika menemukan ada aparat pemerintah yang memasukkan unsur politik dalam penyaluran bantuan pemerintah. Ia berharap dalam penyalurannya tidak memanfaatkan momentum Pilkada ini dengan cara memaksa penerima bantuan untuk memilih pasangan calon tertentu, jika mau menerima bantuan.

“Ini tidak boleh terjadi. Tidak ada calon bupati yang kasiki (berikan bantuan) ini, tapi ini dari negara,” ujar AM Sukri Sappewali kepada para penerima Banpres.

Baca Juga:  Upaya Kembangkan Koperasi, Dekopinda Bulukumba Minta Saran dan Masukan Bupati

Kepada penerima, AM Sukri Sappewali meminta agar bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk kelanjutan usaha mikronya, sehingga dapat memulihkan perekonomian dengan adanya perputaran uang di masyarakat.

“Bantuan ini dana hibah, bukan pinjaman. Namun jika ingin menambah lagi modal usahanya, silahkan bermohon mendapatkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR,” pintanya.

KUR, lanjut Bupati semakin mudah diakses dan meringankan. Selain bunganya hanya 6 persen, kewajiban membayar iuran nanti pada bulan ke-6 setelah kreditnya cair.

Salah seorang warga penerima dari Jl Sungai Teko Kecamatan Ujung Bulu, Misna mengatakan sangat terbantu dengan adanya bantuan usaha mikro tersebut. Sejak wabah pandemi Covid-19, ia mengaku tidak punya modal untuk menambah barang campuran yang dijualnya karena beban hidup rumah tangga semakin sulit.

“Tidak bisaka tambah barang jualanku kodong,” ujar Misna yang mengaku tidak memiliki toko, namun hanya menjual barang campuran di dalam rumahnya.