Home / DAERAH / NEWS

Rabu, 1 Juli 2020 - 15:29 WIB

Sempat Bersengketa, Bupati Bulukumba Akhirnya Tunjuk Kepala Desa Caramming dan Balangtaroang

Bupati Bulukumba A.M. Sukri Sappewali melantik Kades Caramming dan Balantaroang di ruang pola kantor Bupati, Rabu (1/7/2020).

Bupati Bulukumba A.M. Sukri Sappewali melantik Kades Caramming dan Balantaroang di ruang pola kantor Bupati, Rabu (1/7/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Setelah tertunda sekitar dua bulan lebih, akhirnya kepala desa Caramming Kecamatan Bontotiro dan kepala desa Balangtaroang Kecamatan Bulukumpa resmi ditetapkan dan dilantik oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu 1 Juli 2020.

Sebelumnya, penetapan dan pelantikan dua desa ini ditunda karena bersengketa hasil suara. Jumlah suara terbanyak pada saat pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak pada 5 Maret yang lalu memperoleh hasil seri atau imbang antar dua cakades. Imbasnya, dua desa ini tidak ikut serta dalam pelantikan kades secara serentak dan virtual pada 15 April yang lalu.

Namun demikian, Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) bersama dengan panitia kabupaten tetap melakukan proses penyelesaian terhadap permasalahan tersebut selama dua bulan lebih, sehingga pada akhirnya diputuskan atau ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bulukumba.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah Ditetapkan Tersangka, PKS Bulukumba: Kader PKS Bisa Ikut Bertarung di Pilgub 2024

Dalam SK tersebut, Bupati Bulukumba menetapkan Abd Hamid sebagai Kepala Desa Caramming dan Abdul Waris sebagai Kepala Desa Balangtaroang. Kades Abd Hamid adalah incumbent di desanya, sedangkan Abdul Waris adalah penantang yang mengalahkan incumbent. Saat bertarung Abdul Waris menjabat Sekretaris Desa Kambuno yang pada tahun 2018 silam Kambuno terpilih sebagai Desa Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati AM Sukri Sappewali meminta kedua kepala desa yang baru saja dilantik ini untuk segera melakukan rekonsiliasi dengan para pihak yang bertarung saat Pilkades. “Pak Desa terpilih tidak boleh sombong, harus tetap merangkul seluruh warga, baik yang memilihnya maupun yang tidak memilihnya,” pinta AM Sukri Sappewali.

Desa, lanjut AM Sukri Sappewali merupakan basis awal dalam tatanan struktur pemerintahan yang terdekat dan berhubungan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga:  ASN Dinkes yang Meninggal di RSUD Sultan Dg Radja, Hasil Swabnya Positif Covid-19

Pemerintah tingkat desa menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan setiap kebijakan dan program pembangunan kepada masyarakat yang menjadi sasaran utama dari berbagai kebijakan pemerintah. Termasuk menjadi penyambung aspirasi masyarakat ke tingkat yang lelbih tinggi

Terkait dengan pandemi Covid-19, kepala desa yang baru dilantik diminta untuk aktif memberikan edukasi terkait penerapan standar protokol kesehatan di masyarakat. “Pastikan masyarakat kita senantiasa pakai masker, kalau perlu menyiapkan tempat cuci tangan seperti yang dilakukan oleh Desa Karama,” ungkap Bupati dua periode ini.

Turut hadir dalam pelantikan desa tersebut, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, anggota DPRD H. Safiuddin, Ketua TP PKK Bulukumba Siti Isniyah, para camat, para anggota BPD, dan panitia pemilihan kepala desa kedua desa tersebut.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Ilham Azikin Paparkan Penerapan SAKIP dan RB Bantaeng

NEWS

Dapat Apresiasi Komisi B, Daud: Support yang Akan Lebih Meningkatkan Kinerja

DAERAH

Polres Kepulauan Selayar Turunkan Porsenil Untuk Pantau Pilkada 2020

NEWS

Kepekaan Sosial Andi Utta Dipuji Mantan Sekda Bulukumba

NEWS

Anggarkan Program Panrita Siaga Aktif, Pemdes Bonto Baji Kolaborasi Dinkes Bulukumba

NEWS

Peka Bencana Sulbar, Pemkab Bulukumba Turut Galang Dana Bantuan

DAERAH

Bupati Ajak Pemuda Bantaeng Temu Kenali Persoalan di Masyarakat

NEWS

DPRD Sarankan Hentikan Pembangunan Sementara SPBU di Samratulangi
error: Content is protected !!