Home / NEWS

Senin, 20 September 2021 - 13:30 WIB

Selain Monitoring, Tim Pengendali Banjir Siap Terima Aduan Warga Selama 24 Jam

Bupati Bulukumba, H. A. Muchtar Ali Yusuf, saat melakukan pemantaun saluran air di sekitar Pasar Cekkeng, Kelurahan Ela-Ela, Senin (13/9/2021) pagi. Foto: Dokumentasi Istimewa

Bupati Bulukumba, H. A. Muchtar Ali Yusuf, saat melakukan pemantaun saluran air di sekitar Pasar Cekkeng, Kelurahan Ela-Ela, Senin (13/9/2021) pagi. Foto: Dokumentasi Istimewa

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang sempat mengguyur sejumlah titik wilayah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, kontan membuat gelisah Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf.

Menyikapi kondisi tersebut, Andi Utta kemudian menyisihkan separuh waktunya untuk melakukan rangkaian monitoring, serta giat pemantauan, terhadap sejumlah saluran pembuangan, drainase, dan kanal yang menjadi pintu air raksasa di kota Bulukumba.

Salah satu lokasi monitoring yakni di pintu kanal pembuangan air penghubung, ke arah pesisir pantai, yang tidak berjauhan dengan lokasi Pasar Tradisional Cekkeng. Andi Utta memastikan normalisasi drainase, kanal, dan saluran air di musim penghujan.

Pemantauan ini juga sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi penyumbatan saluran pembuangan air, drainase, dan ataupun kanal yang berpotensi menjadi pemicu genangan dan banjir.

“Kita berkomitmen akan rutin dan terus melakukan monitoring serta pemantauan saluran pembuangan air, drainase, dan kanal yang berpotensi mengalami penyumbatan,” ujar orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulukumba itu.

Baca Juga:  Tok! Pemerintah dan DPRD Bulukumba Tetapkan Target APBD 2021 Rp 1,5 Triliun Lebih

Selain itu, pemantauan saluran air tersebut juga merupakan bentuk pengejawantahan dari visi misi yang diusungnya, bersama Andi Eddy Manaf, dalam mewujudkan Bulukumba jadi kota bebas banjir.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring dan pemantauan yang kita lakukan hari ini, seluruh aliran drainase yang terpantau masih mengalir normal,” ungkap Andi Utta di sela-sela pemantauan kanal, di area Pasar tradisional Cekkeng.

Andi Utta juga menyampaikan, tim pengendali banjir bentukan Pemerintah Kabupaten akan terus bekerja, serta merealisasikan program penanganan serta pengendalian potensi banjir di Bulukumba.

“Sekadar informasi, bahwa sampai hari ini, tahapan pengerjaan penanganan potensi banjir di kota Bulukumba, bisa dikategorikan berjalan efektif dan efisien”.

Ukuran tersebut, menurut Andi Utta, bisa dilihat dari presentase pekerjaan dan proses pembersihan limbah, serta pengangkutan sedimen yang sudah mencapai 70 persen.

“Untuk diketahui, bahwa sejauh ini, tim pengendali dan penanganan banjir kota Bulukumba telah membersihkan serta melakukan proses pengangkutan 3500 truk limbah, berikut sedimen yang dihasilkan dari pengerukan aliran drainase, kanal, dan saluran pembuangan air lainnya”.

Baca Juga:  Bupati dan Ketua DPRD Bulukumba Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS ABPDP 2021

Mengenai hal tersebut, sambung Andi Utta, menjadi satu bentuk kesyukuran tersendiri bagi penduduk di lingkungan Pemkab Bulukumba. Sebab proses pengangkutan sedimen dan limbah drainase yang berjalan selama ini, ternyata cukup efektif untuk meredam potensi genangan air dan banjir tanpa perlu adanya saluran pembuangan baru.

“Kendati begitu, perhatian akan tetap kita fokuskan pada titik-titik rawan genangan dan potensi banjir, dengan memaksimalkan tim pengendali banjir yang akan terus stand by dan siaga turun ke lapangan menindaklanjuti informasi pengaduan, serta laporan warga terkait dengan potensi genangan di musim penghujan,” paparnya kemudian.

Informasi potensi genangan sekecil apapun, kemudian akan langsung ditindaklanjuti dan dikerjakan oleh tim pengendali banjir. Mereka juga membuka kesempatan bagi warga selama 24 jam, jika mereka memiliki pengaduan terkait banjir atau genangan.(*)

Share :

Baca Juga

NEWS

Program TPB Belum Jelas, Pemerintah Diingatkan Soal Pentingnya DED Drainase dan Banjir

NEWS

Raih WTP, Anggota DPR RI Akui Upaya Bupati Bantaeng Mengatur Keuangan Daerah

NEWS

Merasa Ditipu, Pekerja Konstruksi Sekolah Anggaran Rp540 Juta Minta Dinas Pendidikan Bulukumba Turun Tangan

NEWS

Hingga Agustus 2020, Jumlah ASN Pensiun di Bulukumba Capai 200 Orang

NEWS

Kerjasama Pemkab Sinjai, KPCPEN Gelar Webinar Program PEN Bagi UMKM

NEWS

Bukan Urusan Dukungan Pilkada, Andi Utta-Edy Manaf Tekankan Profesionalitas Kerja
Polsek Ujung Bulu Salurkan Bantuan Sosial

NEWS

Polsek Ujung Bulu Salurkan Bantuan Sosial

NEWS

Teken MoU Asuransi Pertanian, Pemkab Bantaeng Wujudkan Pertanian Modern