Respon Kasus 011, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Bulukumba Sebut Sudah diberi Pelayanan SOP

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bulukumba, Daud Kahal angkat bicara mengenai adanya informasi yang beredar melalui beberapa media terkait penanganan pasien 011 bahwa pelayanan yang diberikan  terhadap pasien bobrok.

Melalui keterangan tertulisnya, di WA Group Media Humas Bulukumba, Minggu (7/6/2020) malam, Daud mengatakan hal tersebut perlu diluruskan.

“Bahwa mekanisme penanganan pasien Covid-19 mengacu ke Standar Operasional Prosedur yang telah ditetapkan. termasuk yang sudah dinyatakan sembuh,” Ujar Daud.

Lanjut dia mengatakan penting memberikan penjelasan kepada publik secara luas bahwa pasien  yang dirawat di rumah sakit maupun di hotel sepenuhnya dalam penanganan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi, sehingga semua mekanisme  dalam Standar Prosedur Operasionalnya harus diikuti, termasuk penyampaian informasi terkait Pasien yang sembuh.

Baca Juga:  Hasil Tes Swab Pasien Covid-19 Bocor, Kadis Kesehatan Bulukumba Minta Maaf

“Mengenai pasien 011, penting kami jelaskan bahwa Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba belum menerima informasi tentang kesembuhan dan penjemputan pasien dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi. berdasarkan konfirmasi dari Kadis Kesehatan bahwa Penjelasan dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi karena belum menerima informasi dari RS Dadi tempat pasien 011 di rawat,” jelas Kadis Kominfo Bulukumba itu.

Sejauh ini sambung Daud, Gugus Tugas Covid-19 Bulukumba memberi respon dan perhatian serius terhadap penanganan pasien Covid-19, terbukti bahwa dari 9 pasien yang telah sembuh sebelumnya langsung dijemput oleh Tim PSC,

Jangankan pasien kata daud, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten Bulukumba yang dipulangkan juga langsung dijemput oleh Gugus Tugas Covid-19, ini untuk menjamin dan memastikan bahwa pelayanan dapat diberikan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Baca Juga:  Tambah 4 Kasus Baru Covid-19 di Bulukumba, Masih Rangkaian Transmisi Lokal

“Gugus Tugas Covid-19 Kab Bulukumba tentu akan menjalankan tugas sesuai dengan SOP, dan berharap bahwa masyarakat akan dapat terlindungi dari dampak pandemi Covid-19,” tutup Daud.

Sebelumnya diberitakan, kerabat keluarga pasien 011 memang sempat menyeruduk dinas kesehatan Bulukumba lantaran hasil swab tes berisi data pribadi milik pasien 011 bocor dan tersebar di Whatsapp Group hingga Facebook beberapa waktu lalu.

Pihak keluarga menuntut dinas kesehatan Bulukumba bertanggung jawab, pasalnya mereka menduga hasil tes Swab 011 bocor akibat ulah oknum tenaga kesehatan lingkup dinkes Bulukumba.

Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga juga melaporkan kasus bocornya hasil tes Swab 011 ke pihak kepolisian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template