Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Rabu, 24 Juni 2020 - 18:31 WIB

Rekomendasi KASN Dikaji, Pembatalan Mutasi ASN di Bulukumba Potensi Terjadi

Mantan Sekda Bulukumba, Andi Bau Amal [IST]

Mantan Sekda Bulukumba, Andi Bau Amal [IST]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba mulai melakukan pengkajian atas rekomendasi yang diterbitkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait mutasi yang dilakukan Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, 7 Januari 2020 lalu.

Kajian yang dilakukan BKPSDM bersama Ketua Tim Penilai Kinerja, Andi Bau Amal terfokus pada catatan yang disampaikan KASN dalam rekomendasinya. Dimana potensi dianulirnya mutasi tersebut berdasarkan sistem merit.

Ketua Tim Penilai Kinerja, Andi Bau Amal yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba mengatakan jika rekomendasi KASN saat ini masih dalam proses pengkajian dengan agenda beberapa pertemuan.

“Saat ini masih dalam tahap pengkajian yang akan kita agendakan beberapa kali pertemuan. Dimana telah dilakukan dua kali pertemuan untuk membahas dan mengkaji rekomendasi ini secara seksama,” katanya, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Basos Covid-19 Bulukumba: Polisi Temukan Kelebihan Pembayaran Rp344 Juta

Bau Amal memastikan jika pengkajian rekomendasi KASN akan dilakukan secara profesioanl. Dimana rekomendasi tersebut merupakan perbaikan yang diharapkan tidak lagi melahirkan koreksi oleh KASN.

“Yang pasti kita akan kerjakan secara profesional karena ini merupakan perbaikan. Yah harus baguslah agar tidak ada koreksi lagi. Karena petunjuk KASN berdasarkan sistem merit,” ujarnya.

Indikator yang dijelaskan KASN, menurut Bau Amal mengacu pada sistem merit. Sehingga jika dari hasil kajian ditemukan tidak berkesesuaian dengan sistem merit makan akan dilakukan perubahan posisi jabatan.

“Petunjuk KASN itukan sistem merit, jadi kita melihat indikator-indikator disitu. Dimana jika ada yang tidak sesuai sistem merit, kita upayakan ditempatkan sesuai dengan sistem merit itum” jelasnya.

Diketahui, KASN meminta Pemkab Bulukumba membatalkan beberapa Surat Keputusan (SK) dalam mutasi pejabat yang dilakukan Januari 2020 lalu. Pasalnya, KASN menemukan adanya dugaan pelanggaran sistem merit, dalam rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Bulukumba tersebut.

Baca Juga:  Kadis Pariwisata Bulukumba: Objek Wisata Titik Nol Tetap Buka

Rekomendasi pembatalan itu, telah disampaikan oleh KASN kepada Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, dalam sebuah surat bernomor R-906/KASN/3/2020, tertanggal 17 Maret 2020.

Dari hasil pemeriksaan KASN, ditemukan adanya pelanggaran sistem merit dalam proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, serta rotasi PNS dalam jabatan administrator dan pengawas.

Terpisah, Kepala BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariadi yang dikonfirmasi mengaku pihaknya tetap akan menindaklanjuti seluruh petunjuk yang ada dalam rekomendasi KASN.

“Tetap ditindaklanjuti sesuai petunjuk KASN dan hasil rapat bersama Sekda sebagai ketus tim penilai. Kita tunggu saja hasil kajian dan perbaikannya karena kita masih harus konsultasi dulu dengan Kemendagri,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

NEWS

Bukan Urusan Dukungan Pilkada, Andi Utta-Edy Manaf Tekankan Profesionalitas Kerja

DAERAH

LKPD Bantaeng 2020 Diserahkan, BPK: Pemeriksaan Dilakukan dengan Protkes Ketat

DAERAH

Sempat Bersengketa, Bupati Bulukumba Akhirnya Tunjuk Kepala Desa Caramming dan Balangtaroang

DAERAH

Bupati Bantaeng Hadiri Rakorwasda Sulsel 2020 di Makassar

DAERAH

Kasus Kematian Ibu dan Anak, Direktur RSUD Bulukumba: Agak Sulit Kondisinya, Itu Kejadian Luar Biasa

NEWS

Belajar Tatap Muka, Disdikbud Tunggu Analisis Gugus Covid-19

DAERAH

Dispar Sinjai Siapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Bagi Wisatawan Tongke-Tongke

NEWS

Ditangkap KPK, Penghargaan Anti-Korupsi Nurdin Abdullah Bisa Dicabut
error: Content is protected !!