UPDATE COVID-19

Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Kamis, 8 Oktober 2020 - 14:13 WIB

Kembali Kepung DPRD Bulukumba, Massa Desak Dewan Kompak Tolak UU Cipta Kerja

Aksi Unjuk Rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Bulukumba, Kamis (8/10/2020).

Aksi Unjuk Rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Bulukumba, Kamis (8/10/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Ratusan massa yang tergabung dari mahasiswa dan masyarakat sipil, kembali menggelar aksi penolakan UU cipta kerja yang telah disahkan DPR RI. Aksi ini merupakan lanjutan setelah sehari sebelumnya menggelar aksi yang sama pada Rabu (7/10/2020).

Jendral lapangan, Baso Riswandi menyebutkan hal ini adalah bukti nyata keberpihakan kepada kepentingan masyarakat yang diperlihatkan oleh massa aksi.

“Komitmen perjuangan bersama mahasiswa,pemuda dan masyarakat adalah meminta parlemen Bulukumba menyatakan penolakan UU Omnibus Law,” katanya dihadapan massa, Kamis (9/10/2020).

Baca Juga:  Update Corona 6 Juni: Tambah 993 Kasus Positif Baru, Hari Ini Indonesia Cetak Rekor Harian Tertinggi

Menurutnya, UU tersebut sangat bertentangan dengan hak-hak masyarakat umum. Hal itu dinilai hanya menyengsarakan kaum buruh.

“Kami akan menunggu sampai DPRD Bulukumba memberikan rekomendasi penolakan secara utuh,” jelasnya.

Ia menegaskan, ratusan massa aksi tersebut tak akan membubarkan diri jika para anggota DPRD secara kelembagaan menolak penuh UU Cipta Kerja tersebut.

Beberapa OKP yang tergabung dalam aksi ini adalah PMII, HMI, IMM, Laksar Merah Putih Indonesia, Semni, Lidik Pro, dan Front Pemuda Bulukumba.

Baca Juga:  Temuan Pansus DPRD: Rp600 Juta Anggaran BOK Dinkes Bulukumba Belum Tersalurkan

Beberapa kaum buruh juga hadir dalam aksi unjuk rasa ini.

Diketahui, sebelum melangsungkan aksi di Jalan Sulthan Hasanuddin, depan Kantor DPRD Bulukumba, mereka menggelar aksi di Kelurahan Tanah Kongkong.

Hingga berita ini diterbitkan, massa masih tetap melanjutkan aksi untuk menunggu keputusan pihak DPRD menolak, untuk segera disampaikan ke pusat.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemuda Bulukumba Ini Lulus Jadi Staf Desa Tapi Ditolak Ibu Kades Karena Bukan Pendukungnya

DAERAH

DPRD Anggap Program Kotaku tak Sesuai Harapan

DAERAH

Setoran Tertib, Pemkab Bulukumba Raih Penghargaan BPJS Kesehatan

HEADLINE

Update Corona di Indonesia 7 Juni: Pasien Sembuh Tembus 10.498 Orang

HEADLINE

Peran Bupati Sukri Dalam Dugaan Korupsi Stadion Bulukumba

DAERAH

Update Kasus Corona Bantaeng: 11 Nakes Terkonfirmasi Positif Covid-19

DAERAH

MUI, Ormas Hingga Legislator di Bulukumba Kompak Tolak RUU HIP

HEADLINE

Maklumat Kapolri Dicabut, Polda Sulsel Tetap Lakukan Pendekatan Humanis