UPDATE COVID-19

Home / POLITIK

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:06 WIB

Sindir Legislator Mundur untuk Pilkada Bulukumba, Andi Aan: Belum Apa-apa Dirasa Sudah Mundur

Andi Anwar Purnomo (Andi Aan) saat orasi di sosialisasi TSY-AM, di kecamatan Kindang

Andi Anwar Purnomo (Andi Aan) saat orasi di sosialisasi TSY-AM, di kecamatan Kindang

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muh Anwar Purnomo alias Andi Aan belakangan ini ramai jadi topik perbincangan Publik di Bulukumba, terkhusus menjelang Pilkada Desember nanti.

Pasalnya, selain berseteru dengan kerabatnya keluarga Sarajae di Pilkada soal dukungan ke kandidat pasangan Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau. Andi Andi Aan kembali melontarkan statmen yang bikin heboh soal legislator yang meninggalkan kursinya demi maju di Pilkada Bulukumba.

Dewan Provinsi dari Dapil Sulsel (Bulukumba-Sinjai) itu menilai legislator yang mundur untuk maju di Pilkada Bulukumba tidak memegang amanah rakyat.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi juru kampanye pada sosialisasi tim Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau (TSY-AM) di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba beberapa waktu lalu.

“Jangan sedih kepemimpinan Bupati Andi Sukri akan berakhir dan tidak ada perwakilan Kindang, karena ketulusan itu ada sama pak Tomy. Terbukti pembangunan jalan 400 KM dimasa kepemimpinannya secara merata,” katanya dihadapan tamu undangan belum lama ini.

Baca Juga:  Askar-Pipink Dipastikan Melenggang ke Pilkada Bulukumba 2020, JMS Masih Buru Golkar

Masyarakat kata dia, jangan sampai memilih pemimpin yang tidak menyelesaikan tugasnya lalu kembali mencari simpati di Pilkada tahun ini.

“Cariki pemimpin yang amanah, yakni menyelesaikan kepemimpinan dengan keharmonisan dan menyelesaikan tugasnya,” tutur Andi Aan, sapaan akrabnya.

Legislator Fraksi PKB itu melanjutkan, membangun Bulukumba tidak harus menjadi Bupati. Akan tetapi bisa dibuktikan dengan memegang kepercayaan masyarakat sebagai anggota DPRD.

“Janganki pilih orang yang baru dipilih, mundurki mau jadi bupati. Itu contohnya tidak amanah,” imbuhnya disambut riuh audience.

Ia bahkan menyebutkan, jabatan DPRD beberapa legislator yang akan mundur untuk kepentingan Pilkada belum memberikan dampak besar bagi masyarakat.

“Belumpi apa-apa dirasa, mundurmi. Rugimi lagi orang Bulukumba tidak adami wakilnya di Provinsi,” papar putra Bupati AM Sukri Sappewali itu.

Diketahui pada kesempatan itu, selain TSY bersama istri, hadir pula dua legislator Bulukumba dari Fraksi PKB, Fahidin HDK dan juga Andi Soraya Widya Sari.

Baca Juga:  Diduga Kampanyekan Wakilnya di Pilkada, Bupati Bulukumba Diperiksa Bawaslu

Seperti diketahui, Pilkada Bulukumba rencananya akan berlangsung pada 9 Desember 2020 nanti. Dan tercatat ada 4 nama legislator yang masuk bursa bakal calon dan berebut tiket usungan partai untuk pendaftaran di KPU 4 September ini.

Dua di parlemen Bulukumba adalah Andi Hamzah Pangki (anggota DPRD Golkar) dan Andi Murniaty Makking (Anggota DPRD Demokrat), kedua pun telah final untuk berpasangan di Pilkada.

Sementara, duanya lagi dari parlemen Provinsi sendiri yang dapilnya sama dengan Andi Aan yakni, Andi Edy Manaf (anggota DPRD PAN) dan Arum Spink (anggota DPRD NasDem) yang masing-masing menjadi  pendamping atau bakal calon wakil Bupati dari figur pengusaha.

Baca Berita Terkait: Empat Legislator Bakal Tinggalkan Kursi Untuk Pilkada Bulukumba, Pengamat: Itu Sebuah Trend

REPORTER: Alfareza

EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

POLITIK

Tanpa Ketuanya, Puluhan Kader PSI Deklarasi Dukung Harapan Baru di Pilkada Bulukumba

POLITIK

Empat Pasangan Kandidat Pilkada Bulukumba Jalani Tes Kesehatan Hari Ini

DAERAH

Permata TSY-AM Siap Gas Pool Menangkan Pilkada Bulukumba

POLITIK

Jelang Pengundian Nomor Urut, Jubir Kacamatayya Imbau Relawannya Tak Mobilisasi Massa

POLITIK

Tertibkan APK, Satpol-PP Bulukumba Dinilai Bertindak Sewenang-Wenang

POLITIK

AHP-AMM Batal Daftar Paslon Pilkada di KPU Bulukumba Karena Alasan Ini

POLITIK

JMS-HAMAS Pastikan Maju dan Perkenalkan Jargon “Baik Untuk Bulukumba”

POLITIK

Komparasi: TSY yang Umrahkan Guru Mengaji Sementara Andi Utta Ingin Wakafkan Gajinya