Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Senin, 13 Juli 2020 - 12:58 WIB

Ratusan Kades di Bulukumba Seruduk DPRD, Tolak Pansus BLT-DD Dampak Covid-19

Foto: Ratusan Kades di Bulukumba Tolak Pansus BLT Dana Desa untuk bantuan dampak Covid-19, Senin (13/7/2020).

Foto: Ratusan Kades di Bulukumba Tolak Pansus BLT Dana Desa untuk bantuan dampak Covid-19, Senin (13/7/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Publik di sekitar kantor DPRD Bulukumba sontak heboh, pasalnya, ratusan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bulukumba beramai-ramai melakukan aksi penolakan atas pembentukan Panitia khusus (Pansus) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk warga terdampak Covid-19 di Kantor DPRD Kabupaten Bulukumba, Senin (13/7/2020).

Mereka menggeruduk gedung parlemen Bulukumba dan menyampaikan penolakan Pansus tersebut saat diterima oleh anggota Dewan di Ruang Paripurna.

Kades Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Andi Baso Mauragawali AS yang mewakili Kades lainnya mengatakan, pembentukan Pansus seharusnya didasari dengan tingkat kepentingan atas adanya kejadian luar biasa.

Baca Juga:  Kebakaran Hanguskan 2 Rumah Panggung di Tanah Lemo Bulukumba Dini Hari Tadi

Selain itu menurutnya, keberadaan Pansus juga berdampak terhadap kepentingan masyarakat secara umum. Sementara dari penyaluran BLT-DD dampak Covid-19 kata dia, tidak ada permasalahan yang berarti.

“katanya ada aspirasi dari masyarakat oleh DPRD, masyarakat yang mana? Dan itu apakah sangat urgen?,” katanya.

“Seharusnya DPRD cuma menggelar RDP dan memanggil desa terkait yang dianggap bermasalah. Bukan malah membentuk Pansus dan memanggil semua desa,” lanjut dia.

Pria yang akrab disapa Opu tersebut juga menyayangkan sikap DPRD Bulukumba, menurutnya, mereka terlalu jauh mencampuri urusan dapur pemerintah desa.

“Kan ada lembaga legislatifnya di desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Mereka mempunyai wewenang dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja desa,” paparnya.

Baca Juga:  2.079 Dosis Vaksin Sinovac Covid-19 tiba di Bulukumba

Merasa pertanyaannya tidak mampu dijawab oleh DPRD Kabupaten Bulukumba, Opu yang mengaku mewakili aspirasi ratusan Kepala Desa se-kabupaten Bulukumba lantas meninggalkan ruang aspirasi sebagai bentuk penolakan terhadap Pansus BLT-DD.

Sementara itu, meskipun 109 desa menolak diadakannya Pansus, namun Ketua DPRD Bulukumba H Rijal menegaskan bahwa Pansus BLT-DD tetap akan berjalan.

“Secara tegas kami sampaikan, Pansus BLT-DD tetap akan berjalan, dan apapun hasilnya itu yang kami akan rekomendasikan ke pemerintah daerah,” ujar Legislator Fraksi PPP itu.

Share :

Baca Juga

DAERAH

MPP Bantaeng Mulai Berlakukan Penerbitan Paspor, Sudah 29 Pemohon Siap Diproses

NEWS

Tunggakan Pajak Kendaraan Dominasi Pemeriksaan Randis Pemkab Bulukumba

DAERAH

Sebut Kajari dan Kapolres Positif Covid-19, Bupati Bulukumba Isolasi Mandiri

NEWS

Cek Kendaraan Dinas, Andi Utta Temukan Kendaraan Tidak Layak dan Menunggak Pajak

HEADLINE

Sejak 2012, Bulukumba Kembali Terima WTP yang Kedelapan Kalinya

HEADLINE

Polisi Tangkap Pasutri Pengedar Narkoba di Makassar

NEWS

Bantuan Masyarakat Bulukumba untuk Sulbar, KKB Harap Suplay Sesuai Kebutuhan

DAERAH

Positif Covid-19 di Bulukumba Masih Meningkat, Hari Ini Tambah 5 Kasus
error: Content is protected !!