Rapid Test Gratis Pemkab Bulukumba: 1 Warga Bonto Bahari Reaktif Covid-19

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Seorang warga kecamatan Bonto Bahari ditemukan reaktif Covid-19 dalam hari pertama Rapid Test Gratis yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Dinas Kesehatan.

Satu warga reaktif ini merupakan perempuan usia 60 tahun, selanjutnya dilakukan tes PCR swab sesuai perjanjian sebelum Rapid dilakukan, bahwa jika hasilnya reaktif maka bersedia di Swab.

Pelaksanaan Rapid Test pertama ini juga dipantau langsung Bupati dan wakil Bupati Bulukumba. Dalam tes pertama sebanyak 150 orang diambil sampel darahnya untuk diuji di alat rapid test.

“Warga yang reaktif tadi sudah dilakukan tes lanjutan (tes Swab) oleh petugas medis, menunggu hasil lab keluar,” kata Bupati Bulukumba, A.M. Sukri Sappewali.

Adapun 149 orang lainnya langsung mendapatkan Surat Keterangan telah melakukan Rapid Test Antobodi IgM/IgG dengan hasil Non Reaktif.

Baca Juga:  Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 Bulukumba Tambah 4 Kasus Baru dari Klaster Nakes dan ASN

“Surat keterangan ini (hasil Rapid Test) bisa digunakan anak-anak kita yang kembali sekolah atau mendaftar di Makassar atau di wilayah lain,” pungkas AM Sukri Sappewali.

Selain itu, kata dia, Rapid Test Covid-19 ini untuk meringankan beban biaya warga Bulukumba yang akan keluar daerah untuk urusan pekerjaan, sekolah dan maupun tugas dinas.

Sementara, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto saat memantau pelaksanaan Rapid Test menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai upaya memberikan fasilitas gratis kepada warga di tengah dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

“Rapid Test yang berlangsung selama 3 hari ini hanya semacam Kick-Off saja sebagai penanda pemerintah hadir memberikan layanan. Kedepan pelaksanaan Rapid Test ini akan dilanjutkan di Puskesmas wilayah masing-masing,” kunci Tomy.

Baca Juga:  Ilham Minta Koni Bantaeng Bertanggungjawab Tingkatkan Prestasi Olahraga

Salah seorang warga Tanete Kecamatan Bulukumpa, Endang Karmila yang mendampingi anaknya Rapid Test mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan adanya Rapid Test secara gratis ini.

Ia menyebut tes Covid-19 tersebut sangat membantu warga yang memiliki anak yang akan kembali mondok di pesantren sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya test.

“Pondok Pesantren 77 Kajuara Bone tempat anak saya mondok mensyaratkan surat keterangan hasil Rapid Test jika mau masuk kembali di pesantren. Jadi ini sangat membantu,” kata Endang.

Diketahui, Rapid Test gratis untuk masyarakat ini akan berlangsung selama 3 hari. Dimulai hari ini, Kamis hingga Sabtu mendatang (9-11 Juli 2020) bertempat di Lapangan Pemuda Bulukumba.

Pada pelaksanaan hari pertama, hampir 400 orang pendaftar, sehingga yang tidak terlayani Rapid Test dilakukan di hari berikutnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template