Home / NEWS

Selasa, 15 September 2020 - 19:14 WIB

PUTR Bulukumba Gelontorkan Anggaran Rp500 Juta Untuk Lampu Jalan di 10 Kecamatan

Rudy Ramlan, Kadis PUPR Bulukumba [IST]

Rudy Ramlan, Kadis PUPR Bulukumba [IST]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bulukumba, Rudy Ramlan memberikan klarifikasi terkait sorotan Anggota DPRD yang dilayangkan ke pihaknya mengenai infrastruktur lampu jalan yang dinilai tak merata.

“Terkait lampu jalan, dapat kami jelaskan bahwa untuk pengadaan lampu jalan pada APBD Pokok tahun 2020 telah kami siapkan untuk pemerataan di 10 Kecamatan,” katanya kepada Kumanika.com, Selasa (15/9/2020).

Rudy menyebutkan, dirinya telah menganggarkan penambahan lampu penerangan di 10 kecamatan dengan total anggaran sebesar Rp500 juta.

Hanya saja, kondisi bencana nasional covid-19 memaksakan anggaran untuk setiap kegiatan termasuk pengadaan lampu jalan tersebut harus dirasionalisasi.

Baca Juga:  Seminar UMKM Wirausaha Mandiri: Upaya Pemkab Bantaeng Pertahankan Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

“Sebenarnya memang sudah ada anggaran tapi karena ada rasionalisasi, akhirnya dialihkan. Padahal sudah kami siapkan untuk penerangan secara merata,” paparnya.

Menurutnya, pihaknya telah berupaya maksimal agar penerangan tersebut bisa merata di 10 kecamatan untuk tahun 2020 ini.

“Namun karena kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan sehingga tahun ini tidak dapat terlaksana dengan baik,” jelas Rudy Ramlan.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bulukumba meminta Inspektorat melakukan audit ke Dinas Pekerjaan Umun dan Tata Ruang (PUTR) terkait anggaran yang diperuntukkan untuk pemasangan lampu jalan yang dinilai tidak merata.

Baca Juga:  Pemasangan Lampu Jalan Tak Merata, Dewan Minta PUTR Bulukumba Diaudit

Hal itu disampaikan, anggota DPRD Fraksi PPP, Andi Pangeran Hakim. Menurutnya, lampu jalan ini tidak merata diseluruh kecamatan maupun hingga ke desa.

Kalau perlu ia meminta pihak kepolisian turun tangan memeriksa pihak PUTR sebagai pengelola lampu jalan tersebut.

Menurutnya, sistem penganggaran itu adalah sistem pemerataan pada setiap, daerah, kecamatan maupun setiap desa. Itulah yang dianggap tidak nampak untuk pemasangan lampu jalan ini.

“Dana untuk lampu jalan agar diaudit oleh inspektorat, dan kalo bisa harus ada pemeriksaan kepolisian, bahwa ada markab anggaran disitu,” tegasnya, Senin (14/9/2020).

REPORTER: Sahi Alkhudri

Share :

Baca Juga

NEWS

Fit and Proper Test Mengunakan Media Virtual, JMS Apresiasi DPD Partai Demokrat

NEWS

Ikuti Jejak Bulukumba, Sinjai Juga Raih WTP Beruntun Keempat Kali

NEWS

Kabar Duka, Kadis PMD Bulukumba Andi Kurniady Meninggal Dunia

NEWS

Dapat Kejutan dari Jajaran Reskrim, AKP Bayu Injakan Usia ke-34 Tahun

NEWS

Videonya Viral, Polisi Cari Perempuan Berdaster Merah yang Joget di Lampu Merah Bulukumba

NEWS

Pemkab Ikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-113 Secara Virtual

NEWS

60 Petugas Keamanan Dikerahkan Melakukan Pengaman Pencegahan Sebaran Covid-19

NEWS

Wabup Bulukumba: Pemuda Harus Bangga Jadi Petani