Home / NEWS

Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:25 WIB

Proses Lelang Sesuai Prosedur, Pemerintah Bulukumba Disebut Sangat Transparan

Direktur BMC, Firman Gani

Direktur BMC, Firman Gani

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Proses lelang yang di lakukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bulukumba sudah sesuai prosedur. Hal itu di ungkapkan oleh Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC).

Firman Gani mengatakan jika pemerintahan Bupati Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf, sudah sangat transparan untuk pengadaan barang dan jasa pada ULP.

Pemerintah, kata Firman, telah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kontraktor untuk ikut dalam proses lelang. Itulah kenapa dalam proses lelang ada banyak perusahaan yang memasukkan penawaran.

Menurut Firman, jika ada oknum yang menduga bahwa ada yang salah dalam proses lelang, seharusnya tak langsung menuntut kepada bupati untuk mencopot panitia pokja. Lantaran ada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan.

Baca Juga:  Dipilih Jadi Komisaris Telkom, Rizal Malarangeng Tingalkan DPP Golkar

“Tidak serta merta langsung demo minta panitia pokja dicopot. Ada prosesnya, kalau dinilai ada yang tidak transparan, kan bisa diklarifikasi. Atau laporkan ke lembaga pengawas,” kata Firman Gani.

Firman yang juga mantan Ketua BEM Hukum UMI ini menyampaikan terkait aksi unjuk rasa yang marak terjadi justru bertentangan dengan cita-cita dan keinginan bupati. Karena hal itu nantinya bakal memberikan kesan kurang baik bagi para investor yang berencana untuk berinvestasi di Bulukumba.

“Saya kira pak bupati sangat terbuka dalam proses lelang. Beliau tidak ikut campur, dia inginkan pemenang tender ini betul-betul memiliki kualifikasi yang sesuai dengan yang dipersyaratkan,” tegas Firman.

Baca Juga:  Polisi di Bulukumba Aktif Sosialisasi Protokol Kesehatan

Disisi lain, Firman tetap meminta agar pokja bekerja sesuai dengan ketentuan. Ia berharap, tudingan bahwa pokja telah memenangkan satu orang dengan perusahaan yang berbeda-beda, itu tidaklah benar.

Namun, sebelum itu, ia meminta agar itu dibuktikan terlebih dahulu oleh pihak yang berwenang. Tidak serta merta meminta bupati untuk melakukan pencopotan secara sepihak.

“Saya menilai pokja saat ini sangat transparan. Tidak ada istilah ini titipan ini, ini titipan itu. Dan saya yakin pak bupati menginginkan yang transparan seperti ini,” pungkasnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

DAERAH

Hasil Tes Swab Pasien Covid-19 Bocor, Kadis Kesehatan Bulukumba Minta Maaf

DAERAH

Dinsos Bulukumba Kirim Relawan Tagana ke Bantaeng

DAERAH

Melihat Harmonisnya Bupati Dan Kajari Bulukumba di Hari Bhakti Adhyaksa ke-60

DAERAH

Tak Diumumkan Pemerintah, Positif Covid-19 di Bulukumba Tambah 2 Kasus

NEWS

Camat Tidak Hadiri Sosialisasi Vaksinasi, Djunaedi: Jangan Main-main!

DAERAH

Kasus Kematian Ibu dan Anak di Bulukumba: Polisi Periksa Pihak Klinik Yasira, Pekan Depan Giliran RSUD

DAERAH

[VIDEO] “Ummiku Bukan PDP Covid-19”

DAERAH

Update Corona Bulukumba 28 Juni: Positif Masih Bertambah 10 Kasus, Sembuh 11 Orang