Program Bantuan Modal Usaha Berbasis Dusun Pemkab Bantaeng Bakal Direplikasi ke Daerah Lain

BANTAENG, KUMANIKA.com– Pemerintah Provinsi Sulsel mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng dalam menerapkan program bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW menjadi program terbaik untuk memperkuat usaha kecil menengah (UKM) di daerah.

Keberhasilan Pemkab Bantaeng dalam program itu akan dijadikan acuan Pemprov Sulsel untuk mereplikasi program tersebut ke sejumlah daerah lainnya di Sulsel.

Hal itu disampaikan, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Edi Junaedi saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Bantaeng di ruang pola kantor Bupati Bantaeng, Selasa, 26 Januari 2021.

Menurutnya, program ini sudah melalui kajian di Pemprov Sulsel dan ternyata memberikan dampak yang sangat baik untuk ketahanan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bantaeng.

“Kami sudah berdiskusi membahas program ini. Dan pada saat Musrenbang RPJMD, kami sudah laporkan ke pimpinan dan DPRD agar program ini bisa direplikasikan ke daerah lain di Sulsel,” jelas dia.

Baca Juga:  Bantaeng Mulai Canangkan Vaksinasi Ibu Hamil, Target Hingga Seribu Orang

Edi mengakui program ini adalah praktik cerdas dan bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan stimulus Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bantaeng. Jika program ini juga ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel, maka bisa diprediksi UMKM di Sulsel akan tetap kokoh meski berada di masa pandemi Covid-19 ini.

“Secepatnya kita akan replikasikan program ini. Tentu kita akan sesuaikan dengan kondisi dan geografis daerah lainnya,” kata dia.

Dia juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah Kabupaten Bantaeng yang juga terus berupaya mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan di Bantaeng.

Baca Juga:  Abdul Wahab Kembali Jabat Sekda Bantaeng

Menurutnya, Sulsel saat ini memang tengah bertekad untuk menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Indonesia.

“Kita lihat bagaimana impor buah dan bahan makanan di Indonesia. Saya sangat salut, karena Bantaeng sudah berupaya untuk melakukan penanaman pohon buah berbasis pekarangan di berbagai wilayah,” jelas Edi.

Dia menambahkan, forum konsultasi publik rancanan awal RKPD ini akan menjadi salah satu ruang untuk bersama-sama menggagas program untuk Bantaeng ke depan. Melalui forum ini, dia berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi bisa membangun komitmen dan persamaan perseepsi.

“Hal ini menjadi penting karena pandemi Covid-19 memberikan implikasi yang luar biasa kepada kita semua. Hampir semua urusan pemerintahan juga terdampak dengan pandemi ini,” jelas dia. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template