Home / HUKUM

Rabu, 10 Juni 2020 - 10:08 WIB

Polisi Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah PDP Covid-19

MAKASSAR, KUMANIKA.com – Sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengambilan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

12 tersangka itu terdiri dari dua orang tersangka, yakni A dan H, dalam dua kasus pengambilan paksa jenazah PDP di RSJ Dadi Makassar.

Kemudian, dua tersangka, yakni S dan A, untuk kasus di RS Stella Maris. Lalu, enam tersangka dalam kasus pengambilan paksa jenazah PDP di RS Labun Baji.

Baca Juga:  Sebelum Meninggal, Kepala Dusun Katangka Sempat Mengadu Ke Kepala Desa Karama

Terakhir, dua tersangka, yakni R dan RA, untuk kasus di RS Bhayangkara Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, megatakan mereka bakal dijerat pasal 214 KUHP Jo pasal 335 KUHP Jo pasal 336 KUHP Jo pasal 93 KUHP UU No 6 Tahun 2018.

Baca Juga:  Mantan Bupati Bulukumba Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah

“Ini hasil gelar perkara awal semuanya dijerat pasal tersebut,” ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (10/6/2020).

Kata Ibrahim, pihaknya terus melakukan pencarian terhadap tersangka lainnya. Polda Sulsel membentuk tim gabungan.

“Tim gabungan di lapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dari tim Resmob, Brimob, Sabhara Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar,” bebernya. (**)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Korupsi BOK Dinkes Bulukumba: Dewan Segera Terbitkan Laporan ke KPK

DAERAH

Usai Acara Bakar-Bakar Ikan, Pemuda di Bulukumba Ditemukan Tewas Gantung Diri

HUKUM

Kredit Fiktif Bank Sulselbar Bulukumba, BMC: Tersangka tidak Bekerja Sendiri

HUKUM

Ditetapkan Tersangka, Begini Peran Kepala BKPSDM Bulukumba

HUKUM

Belum Sebulan Menjabat, Kasat Reskrim Polres Bulukumba Langsung Ungkap Dua Kasus

HUKUM

Kasus Penipuan Online di Bulukumba, Polisi Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

HUKUM

Kadis PUTR Bulukumba Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Nurdin Abdullah

HUKUM

Sebar Ujaran Kebencian, Facebook Caleg PKS Bulukumba Dipolisikan
error: Content is protected !!