Home / HUKUM

Selasa, 29 September 2020 - 20:07 WIB

Polisi Kantongi Nama Calon Tersangka Korupsi Dana Desa Bontobaji Bulukumba

Ipda Muhammad Ali, Kanit Tipikor Polres Bulukumba [Doc Kumanika.com]

Ipda Muhammad Ali, Kanit Tipikor Polres Bulukumba [Doc Kumanika.com]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI wilayah Sulawesi terkait dugaan korupsi dana desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, segera keluar.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, menjelaskan penyidik sisa menunggu hasil audit dari BPKP terkait dugaan korupsi dana desa Bontobaji, Kecamatan Kajang yang telah dilaporkan.

“Hasil koordinasi terakhir dengan BPKP, insyah Allah hari Rabu atau Kamis ini paling lambat hasilnya diserahkan ke kami (Tipikor),” ungkap Ipda Muhammad Ali saat ditemui di Mapolres Bulukumba, Selasa (29/9/2020).

Setelah hasil tersebut diterima pihaknya, Muhammad Ali menjelaskan Tipikor Polres Bulukumba kembali bersurat ke Dirkrimsus Polda Sulsel untuk gelar perkara.

Baca Juga:  Kasus Bansos Covid-19 Bulukumba Tutup Buku

“Setelah kami terima hasil auditnya, baru saya lihat kesimpulan berapa kerugian negara. Baru kami sampaikan nominal kerugian negaranya dan ditindak lanjut persuratan ke Krimsus Polda Sulsel untuk penetapan tersangka,” jelasnya.

Menurut Ali persuratan gelar perkara ke Polda Sulsel sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dirinyapun mengaku telah mengantongi nama calon tersangka pada kasus ini.

Hanya saja, Ali tak ingin gegabah membeberkan identitas calon tersangka. Ia hanya menyebut, identitas yang dikantonginya merupakan mantan kepala desa

“Ada beberapa penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan mantan kepala desa Bontobaji. Identitasnya nanti saya sampaikan karena kerugian negara yang kami temukan itu ada sekitar Rp 400 juta,” beber Ali.

Baca Juga:  Polsek Kajang Berhasil Temukan 4 ekor Sapi Curian di Perbatasan Bulukumba-Sinjai

Kendati demikian, dugaan korupsi dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2016-2017 terjadi pengembalian sekitar kurang lebih Rp 60 juta.

“Karena ada pengembalian sebelumnya berdasarkan temuan rutin Inspektorat. Ada beberapa pengembalian sehingga awalnya Rp 400 juta itu dikurangi. Tapi nanti saya sampaikan berapa temuannya,” tutupnya.

Untuk diketahui, selain desa Bontobaji, dana desa di desa Kindang kecamatan Kindang juga terindikasi korupsi. Hanya saja sejauh ini untuk desa Kindang, Tipikor masih menunggu jawaban BPKP terkait audit.

Share :

Baca Juga

HUKUM

Ajukan Pra Pradilan, Ahli Sebut Penetapan Tersangkan Eks Kadinkes Tidak Sesuai Mekanismen

HUKUM

Ernawati Beberkan Aliran Dana BOK Dinkes Bulukumba

HUKUM

90 Porsenil Polres Bulukumba Diterjunkan Kawal Operasi Ketupat 2021

HUKUM

Dua Anak Dibawa Umur Terlibat Pencurian Sepeda Motor di Bulukumba

HUKUM

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa di Bulukumba

HUKUM

Tersandung Korupsi, Kades Kindang Ditangkap Polisi

HUKUM

Warga Lapor Salah Satu Oknum Pejabat di Bulukumba

HUKUM

Ditetapkan Tersangka, Begini Peran Kepala BKPSDM Bulukumba