Home / HUKUM

Jumat, 28 Agustus 2020 - 12:08 WIB

Polisi Bakal Periksa Pihak Klinik Yasira Pada Kasus Kematian Ibu dan Calon Bayinya di Bulukumba

Penyerahan SP2HP kepada pelapor usai menjalani pemeriksaan di ruang Tipidter Reskrim Polres Bulukumba Jumat (28/8/2020).

Penyerahan SP2HP kepada pelapor usai menjalani pemeriksaan di ruang Tipidter Reskrim Polres Bulukumba Jumat (28/8/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kasus kematian ibu dan calon bayinya yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja kabupaten Bulukumba yang menghebohkan publik beberapa waktu lalu akhirnya bergulir di kepolisian resor (Polres) Bulukumba.

Sejauh ini, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reskrim Polres Bulukumba telah meminta keterangan pelapor dalam hal ini ayah almarhumah ARD (inisial) yang diduga menjadi korban kelalaian oknum dokter di RSUD sehingga meregang nyawa dan calon bayinya.

“Keterangan yang kami rangkum intinya ingin melihat apakah ada kelalaian atau tidak,” kata Kanit Tipiter Reskrim Polres Bulukumba, Aipda Ahmad Fatir saat ditemui Kumanika.com di ruangannya, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga:  Bocah 14 Tahun di Bulukumba Jadi Korban Pencabulan Keluarga Sendiri

Ahmad Fatir menambahkan, selanjutnya bakal melakukan pemeriksaan ke beberapa pihak terkait untuk dimintai keterangan sebagai saksi, termasuk sebuah klinik yang menjadi rujukan pertama sebelum pasien dilarikan ke RSUD.

“Termasuk Klinik Yasira sebagai klinik yang merujuk pasien ke Rumah Sakit. Mungkin munggu depan kami jadwalkan,” ujarnya menambahkan.

Setelah itu, barulah pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kepada pihak Rumah Sakit yang bertugas pada saat itu, termasuk diantaranya dr Rizal sebagai oknum dokter yang terlapor dalam dugaan kelalaian saat menangani pasien.

“Kita liat secara utuh siapa-siapa yang bertanggungjawab. Salah satunya oknum dokter kalau memang saat itu dia yang bertugas,” lanjutnya.

Baca Juga:  Ibu dan Calon Bayinya Meninggal di RSUD Bulukumba, Keluarga Sebut Terlambat Ditangani Medis

Sementara itu, Pengacara pelapor, Zamzam SH membenarkan bahwa kliennya telah menjalani pemeriksaan di Polres Bulukumba.

“Jadi sudah diambil keterangannya, selanjutnya tergantung pihak pemeriksa (Polisi). Kami tinggal menunggu prosesnya,” ujar Zamzam.

Sebelumnya, pihak keluarga atas kasus kematian ARD (inisial) dan calon bayinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Daeng Radja Bulukumba resmi dilaporkan ke Mapolres Bulukumba pada Kamis (13/8/2020) lalu.

Baca Berita Awal: Ibu dan Calon Bayinya Meninggal di RSUD Bulukumba, Keluarga Sebut Terlambat Ditangani Medis

REPORTER: Sahi Alkhudri
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

HUKUM

Berkunjung ke Bulukumba, Kapolda Sulsel Minta Porsenil Tingkatkan Kepercayaan Publik

HUKUM

Tersandung Korupsi, Kades Kindang Ditangkap Polisi

HUKUM

Granat Ditemukan di Polres Bulukumba, Kapolres Panggil Gegana 

HUKUM

Satlantas Bulukumba Gencar Lakukan Patroli Demi Mencegah Aksi Balap Liar

HUKUM

Laporan Dugaan Kelalaian Oknum Dokter RSUD Bulukumba Mulai Diproses Polisi

HUKUM

Dugaan Korupsi Jampersal Dinkes Bulukumba Segera Diaudit BPK

DAERAH

Dugaan Korupsi BOK Dinkes Bulukumba: Kerugian Negara Bertambah Rp6,4 Miliar

HUKUM

Anggaran Makan Minum RSUD, Pengembalian Tidak Menghentikan Proses Hukum