Home / POLITIK

Sabtu, 5 September 2020 - 17:16 WIB

Pilkada Bulukumba: Andi Utta-Edy Manaf Tak Ikutkan Demokrat Sebagai Partai Pengusung

Pasangan Andi Utta-Edy Manaf mendaftar di KPU Bulukumba, Jl Jenderal Sudirman, Sabtu (5/9/2020).

Pasangan Andi Utta-Edy Manaf mendaftar di KPU Bulukumba, Jl Jenderal Sudirman, Sabtu (5/9/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pasangan Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf, resmi sebagai pendaftaran ketiga, sebagai pasangan calon (Paslon) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba, Jl Jendral Sudirman, Sabtu (5/9/2020).

Pasangan bertagline Harapan Baru ini juga diantar ribuan pendukungnya ke KPU Bulukumba, hampir sama seperti pendaftar kedua yakni petahana wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang berpasangan dengan Andi Makkasau.

Dari pantauan, proses pendaftaran Harapan Baru berlangsung alot pada proses verifikasi berkas partai pengusung. Hingga berita ini diterbitkan proses verifikasi masih berlangsung.

Yang menarik, partai Demokrat yang sebelumnya memberikan dukungan dengan menyerahkan rekomendasi usungan format B1 KWK ke Andi Utta-Edy Manaf. Namun, pada proses pendaftaran ini kubu Harapan Baru tak mengikutkan Partai Demokrat sebagai partai pengusung.

Diketahui sebelumnya, Partai Demokrat jadi partai pengusung di pasangan Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking (AHP-AMM) yang menjadi peserta pertama yang mendaftarkan diri sebagai paslon ke KPU.

Baca Juga:  PKB Bulukumba Komitmen Menangkan TSY-AM di Pilkada Bulukumba

Dalam pernyataannya, ketua tim pasangan berakronim HM21 itu, Muhammad Zabir Iqbal mengungkapkan jika rekomendasi Demokrat yang dikantongi kubu Harapan Baru telah di cabut secara hukum oleh DPP partai Demokrat.

Surat Pembatalan Rekomedasi Demokrat yang Beredar Juga Tidak Diakui Kubu HB

Menanggapi hal tersebut, ketua tim pemenangan partai koalisi Harapan Baru, Patuddangi Asiz mengaku belum menerima pemberitahuan satupun dari DPP Demokrat soal pencabutan rekomendasi.

“Sementara belum dapat informasinya, namun karena ketua dan sekretaris Demokrat Bulukumba tidak hadir makanya kami tidak ikutkan sebagai partai pengusung,” ujar Wakil ketua DPRD Bulukumba itu.

Lebih lanjut soal pembatalan rekomendasi partai Demokrat, Patudangi mengatakan juga tak mengakui hal tersebut lantaran tak satupun ada konfirmasi dari DPP partai Demokrat.

Baca Juga:  Dukungan Terus Mengalir, Patudangi Azis: Insyaallah Tanda Kemenangan Harapan Baru

“Perlu diingat, Demokrat itu mengajak kita namun sampai hari ini tidak ada sama sekali penyampaian dari DPP Demokrat. Makanya
SK pembatalan kita tidak akui juga karena tidak ada penyampaian,” tambahnya.

Soal langkah hukum Patudangi mengaku bakal melakukan rapat tim di koalisi Harapan Baru terlebih dahulu.

“Kami perlu bicarakan kalau memang dianggap merugikan, kita lihat nanti kami tidak berani berandai-andai kalau bukan keinginan pak Andi Utta-Edy Manaf,” jelasnya.

Meski tanpa Demokrat, pasangan ini tetap mendaftar sebagai paslon dengan dukungan 3 partai yakni, Gerindra (5 kursi), PAN (4 kursi), PKS (3 kursi).

Apalagi Partai Berkarya (1 kursi) juga menyatakan dukungannya atau mengusung ke Harapan Baru.

“Tanpa Demokrat pun sebenarnya sudah lebih dari cukup. Gerindra, PAN, PKS ditambah Berkarya. Sudah 12 kursi ditambah 1 dari Berkarya, pungkas Patuddangi.

Share :

Baca Juga

POLITIK

BPJS Gratis HM21 VS Asik Prenuer, Lebih Diminati Mana? Begini Kata Masyarakat

POLITIK

Mengaku Komitmen, Kader PAN Ini Ogah Dukung Usungan Partainya di Pilkada Bulukumba

POLITIK

Irwan Nasir dan Juandi Tandean Jadi Figur Kuat Penantang AHP di Musda Golkar Bulukumba

POLITIK

HM21 Raih Dukungan Masyarakat yang Tolak Money Politik, Asik Didukung Asosiasi Duta Wisata

POLITIK

Pinang Murniyati Jadi Wabup, Bukti Andi Hamzah Dengar Aspirasi Perempuan

POLITIK

Ratusan Sopir Pete-pete Berikrar Dukung Harapan Baru di Pilkada Bulukumba

POLITIK

Tertibkan APK, Satpol-PP Bulukumba Dinilai Bertindak Sewenang-Wenang

POLITIK

Pilkada Bulukumba: Harapan Baru dan Kacamatayya Unjuk Kekuatan Massa, Siapa Paling Banyak?