Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Sabtu, 4 Juli 2020 - 13:12 WIB

Penularan Corona Makin Mengkhawatirkan, 2 Pasien Positif Bulukumba Dikabarkan Meninggal

Proses pemakaman jenazah covid-19 di lingkungan Parapara kelurahan Eka Tiro kecamatan Bonto Tiro kabupaten Bulukumba, Sabtu (4/7/2020) dini hari. [IST]

Proses pemakaman jenazah covid-19 di lingkungan Parapara kelurahan Eka Tiro kecamatan Bonto Tiro kabupaten Bulukumba, Sabtu (4/7/2020) dini hari. [IST]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kasus corana di kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan kian mengkhawatirkan. Berdasarkan laporan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulukumba, ditemukan kasus baru positif covid-19 sebanyak lima orang, per Sabtu (4/7/2020).

Kabar buruknya, satu dari lima orang tersebut meninggal dunia pada, Jumat (3/7/2020) kemarin di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Pasien yang diketahui laki-laki usia 36 tahun asal lingkungan Parapara kelurahan Eka Tiro kecamatan Bontotiro tersebut, sebelumnya adalah pasien berstatus PDP dan telah dilakukan tes PCR swab sebelum meninggal dengan hasil positif covid-19, pada Jumat sore. (Untuk Klaster penularan sendiri, tim Gugus tak mengungkapkan).

Sebelum dimakamkan, pada Sabtu (4/7/2020) dinihari tadi, pihak keluarga dan RSUD serta Tim Gugus Covid-19 menunggu hasil swab pasien meninggal tersebut untuk memutuskan apakah dilakukan secara protokol Covid-19 atau tidak.

Baca Juga:  Kembali Bertambah 8 Kasus, Positif Covid-19 di Bulukumba Hampir 200 Kasus

“Ternyata hasil Swabnya positif, sehingga Tim Gugus Tugas melakukan pemakaman kepada almarhum dengan standar protokol Covid-19,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Bulukumba, Daud Kahal, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu siang.

Pasien tersebut dilarikan ke RSUD, Kamis (2/7/2020) dengan gejala keluhan sesak nafas, serta mengalami bengkak pada bagian kaki dan tangan.

“Informasi dari RSUD, Haemoglobin pasien meninggal rendah. Sempat di transfusi,” tambah Daud.

Gambaran CT scan dada menunjukkan pneomonia bilateral tipical covid, dan disertai TB aktif dan efusi pleura.

“Diagnosa dari hasil pemeriksaan. Pasien memiliki riwayat lain, gangguan ginjal kronik (penyakit penyerta lainnya),” jelas Daud.

Sementara, Pasien positif meninggal yang kedua adalah Pasien dengan register 153 inisial MH (68 tahun) pensiunan ASN Pemkab Bulukumba alamat Caile Kecamatan Ujung Bulu.

Baca Juga:  Sakit dan Terlantar Dirantau, Warga Bulukumba Ini Butuh Uluran Tangan

Mantan Sekretaris Bappeda ini dirawat di Rumah Sakit Dadi Makassar dan meninggal pada Jumat (3/7/2020) di makamkan di Macanda-Samata Kabupaten Gowa.

Adapaun tambahan 4 kasus baru positif covid-19 di Bulukumba sebagai berikut:

Pasien register 155 Laki-laki 18 tahun alamat Paenre Lompoe Gantarang.
Pasien 156 Perempuan 15 tahun alamat Kasimpureng Ujungbulu.
Pasien 157 Perempuan 22 tahun alamat Tanah Kongkong Ujungbulu.
Pasien 158 Laki-laki 15 tahun alamat Tanah Kongkong Ujungbulu.

Pasien positif meninggal asal Bontotiro belum diregister oleh Gugus Tugas Covid-19 Bulukumba oleh karena daftar atau laporan hasil pemeriksaan Swab belum diterima secara tertulis dari Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara, dengan tambahan 5 positif ini, maka total kasus Covid-19 Bulukumba sebanyak 159 kasus dengan keterangan 62 sudah sembuh, 5 orang meninggal, dan 92 dirawat atau isolasi mandiri.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Peduli Kaum Perempuan, TP PKK Support Peringatan Pink Blue Day

DAERAH

Bantaeng Tetap Zero Corona Meski Rawat 3 Pasien Positif

DAERAH

Tidak Transparan, Sayembara Logo Masjid Agung Bantaeng Dinilai Janggal

HEADLINE

Dipilih Jadi Komisaris Telkom, Rizal Malarangeng Tingalkan DPP Golkar

DAERAH

Keren, Desa Karama di Bulukumba Siapkan Tempat Cuci Tangan di Setiap Rumah Warga

DAERAH

Andi Utta dan Deretan Figur yang Sempat Dilirik Jadi Wakilnya di Pilkada Bulukumba

DAERAH

Banjir Doa untuk Bupati Bantaeng, Ketua NU: Bukti Pemimpin yang Dicintai Rakyat

DAERAH

Asas Manfaat Musrenbang Diharapkan Dapat Dirasakan Masyarakat Bantaeng
error: Content is protected !!