Home / NEWS

Rabu, 1 Juli 2020 - 16:14 WIB

Pengambilan Jenazah Positif Covid-19, Oknum Anggota DPRD Makassar Dibidik

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe saat diwawancarai sejumlah wartawan. (ist)

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe saat diwawancarai sejumlah wartawan. (ist)

MAKASSAR, KUMANIKA.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, nampaknya dibidik polisi terkait keterlibatannya dalam kasus pengambilan jenazah positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Ia pun mengaku jika legislator Fraksi PKS itu sudah dilakukan pemanggilan.

“Sudah dilakukan pemanggilan terhadap bersangkutan,” kata Mas Guntur usai perayaan HUT Bhayangkara ke-74 tahun di Makassar, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga:  Bupati Bulukumba Sambangi Warganya yang Kurang Mampu

Namun pemanggilan terhadap anggota DPRD Makassar tersebut, menurut jenderal bintang dua ini melalui mekanisme. “Harus ada izin. Setelah itu, nanti kita periksa yang bersangkutan,” ungkapnya.

Pengambilan jenazah dengan diagnosa Corona tidak dibenarkan atau melanggar. Sehingga, pelaku yang melakukan pengambilan jenzah akan diproses sesuai dengan hukum berlaku

“Kita akan selidiki kasus ini, seperti apa tanggung jawab Andi Hadi mengambil dengan mengatasnamakan DPRD. Saya kira, itu tidak boleh seperti itu. Kita harus mengikuti protokol kesehatan. Itu namanya bertindak sendiri dan kita tetap terapkan protokol yang ketat,” tegas Mas Guntur.

Baca Juga:  [VIDEO] Banjir Bandang Terjang Bantaeng, Warga Minta Pertolongan

Dalam penyelidikan kasus ini, pria kelahiran Kota Pare-pare ini mengaku akan melibatkan Polrestabes Makassar. Selain itu, untuk menimalisir bahkan menekan kejadian serupa terjadi, dia berjanji akan menindak tegas para pelaku itu.

“Akan kita libatkan nantinya Polrestabes. Kasus ini masih dalam pemeriksaan. Mereka ini yang mengambil paksa jenazah itu, pasti kita tindak sesuai hukum yang berlaku seperti yang sudah sudah kita lakukan. Karena apa? sangat banyak bahayanya daripada diambil sendiri,” tegasnya . (**)

Share :

Baca Juga

NEWS

Sempat Hilang Kontak, KMP Bontoharu Menuju Selayar Dalam Posisi Aman

NEWS

Bupati Bulukumba Resmikan Kegiatan Kotaku di Ela-Ela

NEWS

Program 100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati Bulukumba Dinilai tak Berjalan Mulus

NEWS

Rapat Koordinasi COVID-19, Wabup Bulukumba Unggah Dua Bawahannya Tertidur
Baznas Gelar Khitanan Massal untuk Ramaikan Maulid Nabi

NEWS

Baznas Gelar Khitanan Massal untuk Ramaikan Maulid Nabi

NEWS

Harapan Ketua DPRD Bulukumba di HUT RI ke-75

NEWS

Ilham Azikin Apresiasi Inovasi Dusun di Kassiloe Jaga Kampung

NEWS

Bulukumba Kembali Cetak Rekor Harian Terbanyak, Tambah 34 Kasus Baru Covid-19