Pendaftaran Paslon Pilkada Bulukumba, AHP-AMM Tetap Tercatat Sebagai Pendaftar Pertama

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pendaftaran pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba dibuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba, Sulawesi Selatan pada tanggal 4-6 September 2020 besok.

Komisioner KPUD Bulukumba, Wawan Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi (Rakor) sejumlah pihak. Termasuk partai politik pengusung paslon.

“Kami baru selesai menggelar rakor bersama sejumlah pihak, Polres, Dandim, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Bawaslu dan pimpinan partai politik hadir membahas mekanisme pendaftaran,” ucap Devisi Teknis Penyelenggaraan KPU itu kepada Kumanika.com, Selasa (2/8/2020).

Dari hasil rakor tersebut, pihak KPUD Bulukumba telah menetapkan pendaftaran paslon cakada mulai tanggal 4-6 September 2020.

Menariknya, paslon cakada pendaftar pada Jumat (4/9/2020) adalah Andi Hamzah Pangki yang berpasangan dengan Andi Murniaty Makking (AHP-AMM) sekitar pukul 13.00 wita. Meski saat ini terjadi kisruh pada rekomendasi paprol pengusung, namun kubu AHP-AMM tetap tercatat menjadi pendaftar pertama.

Baca Juga:  Emak-Emak di Desa Bonto Raja Bahagia Disambangi Andi Utta

Kemudian pada Sabtu (5/9/2020) dua pasangan calon melakukan pendaftaran. Yakni Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau, sekitar pukul 11.00 wita, dilanjutkan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf sekitar pukul 14.00 wita.

Lalu pada Minggu (6/9/2020) pasangan Askar HL-Arum Spink sekitar pukul 13.00 wita.

Wawan menjelaskan, keputusan jadwal pendaftar bagi paslon cakada Bulukumba sesuai surat yang diterima oleh parpol pengusung masing-masing.

“Sesuai surat yang diterima KPU terkait kedatangan paslon mendaftar,” jelasnya.

Baca Juga:  Usung Kader Berstatus Tersangka Korupsi, Komitmen Pemberantasan Korupsi Partai Demokrat Dipertanyakan

Selain itu, Wawan mengaku ada beberapa aturan yang berbeda dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 ini. Hal disebabkan karena pilkada digelar saat masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, salah satu peraturan baru terkait pencalonan, yakni dibatasinya jumlah rombongan saat mengantar paslon mendaftar ke KPU Bulukumba.

“Kami juga melakukan live streaming di facebook terkait pendaftaran paslon. Untuk orang yang masuk dalam ruangan setiap paslon hanya 20 orang saja,” tegasnya.

Kendati demikian, menurut alumni Stiem Bongaya Makassar ini peraturan pilkada saat ini sangat berbeda dengan pilkada sebelumnya. “Peraturan pilkada 2020 sangat berbeda dengan pilkada sebelumnya,” tandas Wawan.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template