Home / HUKUM

Kamis, 7 Oktober 2021 - 17:18 WIB

Pemukulan oleh OTK di A Mappanyuki

Pemukulan oleh OTK di A Mappanyuki, korban sedang menunjukkan bukti laporannya ke pihak berwajib. Foto: ADI

Pemukulan oleh OTK di A Mappanyuki, korban sedang menunjukkan bukti laporannya ke pihak berwajib. Foto: ADI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Peristiwa Pemukulan yang dilakukan oleh oknum tak dikenal (OTK) kembali terjadi. Kejadiannya beberapa hari lalu tepat di samping Toko Mangnguluang Jalan A Mappanyuki, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Rabu (06/10/2021).

Menurut informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu suasana sedang sepi dari lalu lalang kendaraan. Korban sendiri tengah berkemas untuk menutup lapak berdagangnya. Tiba-tiba Ia didatangi lima orang yang seolah-olah jadi pengunjung.

Ammang (18), korban pemukulan tersebut, membeberkan bahwa Ia diserang oleh oknum tak dikenal secara tiba-tiba. Sehingga, dia tidak sempat untuk menyelamatkan diri.

“Saya itu tiga orang di warung, sedang beres-beres untuk menutupnya karena memang sudah tengah malam. Tiba-tiba ada orang masuk di warung dan langsung mengepung, jumlahnya lima orang. Saya itu sedang menghitung-hitung uang, jadi tidak bisaka langsung lari. Beda temanku yang dua, yang sempat lari,” kata Ammang menjelaskan situasinya saat itu.

Baca Juga:  Kasus Curanmor di Bulukumba Bermula Saat Korban Tertidur di Warkop

Ia mengaku sempat mencoba melawan, karena para pelaku mencoba merebut semua uangnya. Saat itulah salah satu pelaku mengambil batu besar dan menghantamkannya ke kepala Ammang hingga Ia tak sadarkan diri.

Setelah kejadian, menurut teman Ammang yang sempat menyelamatkan diri, pelaku menyita semua uang jualan lalu kabur. “Saya itu sempat larika saat diserang, tapi tidak jauhji dari warung. Setelah Ammang pingsan, karena dihantam batu dan kena kepala bagian belakangnya sampai berdarah, semua uang dilaci juga diambil baru dia tinggalkan warung dan lari di lorong kecil samping masjid,” jelasnya.

Baca Juga:  Cegah Kelangkaan Pupuk, Polres Bulukumba Beri 'Warning' Distributor dan Pengecer

Atas kejadian ini, korban dibawa ke RSUD Sultan Daeng Radja untuk mendapatkan perawatan darurat, sekaligus menjalani proses visum sebagai bahan pelaporan ke pihak yang berwenang.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksana Febriyanto, saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan kejadian itu. “Ow iya, sudah diterima laporannya, sementara baru diproses Kasi Pidum,” tulis AKP Bayu.

Penulis: ADI

Share :

Baca Juga

HUKUM

Takut Ketangkap, Pelaku Pencurian Motor Nekat Masuk Hutan di Bulukumba

HUKUM

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, Polres Bulukumba Potong 10 Ekor Sapi

HUKUM

Dua Mobil Mewah Tersangka Kredit Fiktif Disita Kejati Sulsel

HUKUM

Korupsi BOK Bulukumba: Audit BPK Disebut Terhambat Kelengkapan Dokumen Tipikor
Diduga Selewengkan ADD/BDD, Kades Lembanna di Laporkan ke Kejari

HUKUM

Dugaan Korupsi ADD/BDD Desa Lembanna, Ketua BPD Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Anggaran

HUKUM

Tersandung Korupsi, Kades Kindang Ditangkap Polisi

HUKUM

Dugaan Korupsi Jampersal Dinkes Bulukumba Segera Diaudit BPK

HUKUM

Kasat Lantas Bulukumba Sebut Kemajuan Bangsa Berkat Peran Penting Pers