Home / NEWS

Selasa, 13 Juli 2021 - 12:15 WIB

Pemkab Bulukumba Terima Penghargaan Pengelolaan Dana Desa

BULUKUMBA, KUMANOLA.com— Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, di Pendopo Rujab Bupati Bulukumba.

Maksud dan tujuan Nota Kesepahaman ini sebagai wadah dan/atau legalitas formal untuk membangun komunikasi, koordinasi dan pendampingan dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Kabupaten Bulukumba.

Selain itu, Nota Kesepahaman ini dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip kesetaraan, kerja sama, kemanfaatan bersama, dan keterbukaan kerja informasi yang diwujudkan dalam bentuk forum kerjasama, edukasi, pendampingan dan pertukaran data/informasi.

Adapun ruang lingkup dari Nota Kesepahaman tersebut diantaranya asistensi/konsultasi pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan
negara/daerah, pertukaran data/informasi keuangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta penyusunan kajian fiskal regional, profil keuangan daerah dan laporan manajerial.

Baca Juga:  Pemkab Bulukumba Ajak PMI Purna Berwirausaha

Di sela acara penandatanganan Nota Kesepahaman, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Syaiful, menyerahkan Penghargaan kepada Bupati Bulukumba sebagai Peringkat 2 Kinerja Terbaik Pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2020.

“Tahun 2020 kemarin, Bulukumba diganjar dengan satu predikat sebagai salah satu kabupaten dengan proses penyaluran tercepat dan terbaik kedua untuk kabupaten dengan jumlah desa yang besar,” ungkap Syaiful, Selasa, 13 Juli 2021.

Syaiful berharap capaian itu dapat terus dikawal dan ditingkatkan dengan melakukan proses perbaikan dan percepatan yang lebih baik.

Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kanwil Direktorat Perbendaharaan Sulawesi Selatan.

Ia mengaku ke depan, pihaknya tidak hanya menargetkan percepatan penyaluran tercepat dana desa. Namun Pemerintah Daerah, juga akan mengevaluasi program kegiatan yang didanai oleh Dana Desa agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Bom Meledak di Depan Gereja Katedral Makassar, Diduga Bom Bunuh Diri

“Jadi kita tidak hanya memastikan dana desa tersebut tersalur dengan cepat, namun kita juga harus memastikan dana desa itu lebih tepat sasaran dan termasuk juga kualitas fisiknya jika itu infrastruktur,” imbuhnya.

Terkait status Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) laporan keuangan tahun anggaran 2020, Andi Utta berkomitmen untuk meraih kembali dengan berupaya melakukan perbaikan atas berbagai temuan permasalahan.

“Intinya kita harus menerapkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan sehingga WTP itu bisa kita raih capai kembali,” ungkapnya.

Untuk diketahui penghargaan kinerja terbaik 1 pengelolaan dana desa diraih oleh Kabupaten Bone, dan terbaik 3 diraih Kabupaten Enrekang.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

Melihat Harmonisnya Bupati Dan Kajari Bulukumba di Hari Bhakti Adhyaksa ke-60

NEWS

Dinas Pendidikan Bantaeng Sosialisasikan Perbup Nomor 52 Tahun 2020
Santri Asal Sinjai Tewas Tenggelam di Kolam Renang Lembah Biru

NEWS

Santri Asal Sinjai Tewas Tenggelam di Kolam Renang Lembah Biru

NEWS

Melintas di Bantaeng, Pengendara Dapat Swab Antigen Gratis

NEWS

Cuti Bersama Tahun 2021 Dipangkas, Dari 7 Hari Jadi 2 Hari

NEWS

Sengketa Lahan YPLP Masuk Meja Kejaksaan, Tersangka Jadi Tahanan Kota

NEWS

PUTR Bulukumba Gelontorkan Anggaran Rp500 Juta Untuk Lampu Jalan di 10 Kecamatan

NEWS

Pro dan Kontra Rencana Investasi Perkebunan Sawit Salim Group