Home / NEWS

Rabu, 10 Maret 2021 - 16:09 WIB

Pemkab Bulukumba Bahas Potensi Pemanfaatan Hutan Lindung

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melakukan penyamaan presepsi Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Taman Hutan Raya Bontobahari, Rabu, 10 Maret 2021.

Pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf didampingi Pejabat Sekda Bulukumba, Andi Misbawati A Wawo juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pembahasan pemanfaatan hutan lindung tersebut juga dihadiri Kepala Balai Konservasi SDA Makassar, Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Sulsel, dan Kepala Balai PKH Wilayah VII Makassar, Hariani Samal melalui virtual.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, HA Syamsul Mulhayat, menjelaskan jika integral dalam penataan ruang wilayah naik nasional maupun daerah dibutuhkan tata cara kelolah yang baik.

Baca Juga:  Ajukan Pra Pradilan, Ahli Sebut Penetapan Tersangkan Eks Kadinkes Tidak Sesuai Mekanismen

“Mengenai latar belakang pengelolaan Tahura Bontobahari perlu tata cara pengelolaan yang baik mengingat Tahura penuh dengan potensi-potensi seperti pemandangan alam, serta ragamnya flora dan fauna,” jelasnya.

Selain Itu, menurut Andi Syamsul. Tahura Bontobahari juga memiliki potensi di sektor pariwisata yang dapat dikelolah sebagai sumber pendapatan pemerintah.

“Tentunya jika mendapat pengelolaan yang baik akan menambah sumber pendapatan untuk Pemkab Bulukumba,” ujarnya.

Sementara, Kepala Balai PKH Makassar, Hariani Samal, mengaku jika saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah hutan lindung yang berada di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga:  Izin SPBU Ratulangi Terbit, Pemerintah Disebut 'Rampas' Hak Masyarakat

“Saat ini kami sedang melakukan pemetaan wilayah Hutan Lindung di kabupaten Bulukumba agar memudahkan Pemkab Bulukumba dalam rangka pemanfaatan Kawasan hutan,” jelasnya.

Sementara, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf mengarahkan DLHK serta Dinas Pariwisata untuk melakukan evaluasi terkait batas-batas kawasan hutan lindung dan Tahura Bontobahari serta blok Hutan Pemanfaatan sebagai Kawasan wisata.

“Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah kita semua bagaimana peran kita dalam mengelola Taman Hutan Raya dan mengetahui dimana saja batas-batas hutan lindung di Bulukumba,” tegas Andi Utta.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

Bantaeng dan Selayar Terbaik Pengelolaan Keuangan Daerah di Selatan Sulsel

NEWS

BLT Dana Desa: Diperpanjang Sampai September, Tapi Dipangkas Jadi Rp 300 Ribu

NEWS

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulukumba Turun 1,09 Persen

NEWS

Bupati Bantaeng Beri Suntikan Semangat Atlet Pencak Silat

NEWS

Pemuda Garuntungan Sebut Pejabat Perangkat Desa tidak Sesuai SK

NEWS

Bertambah 7, Pasien Sembuh Covid-19 di Bulukumba Meningkat Jadi 18 Orang
Bantaeng Mulai Canangkan Vaksinasi Ibu Hamil, Target Hingga Seribu Orang

NEWS

Bantaeng Mulai Canangkan Vaksinasi Ibu Hamil, Target Hingga Seribu Orang

NEWS

Simpan Shabu dalam Rokok, Warga Sinjai Diciduk di Bulukumba