Home / NEWS

Jumat, 5 Maret 2021 - 23:18 WIB

Pemilik Resort Mewah Agung Sucipto Pemberi Suap Proyek Wisata Bira

IST

IST

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah sebagai tersangka atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan serta pembangunan infrastruktur di Sulsel tahun anggaran 2020-2021.

Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka atas rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) terha dap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat setelah menerima suap dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

Agung Sucipto disebutkan KPK telah memenangi sejumlah tender di era kepemimpinan Nurdin Abdullah. Dia juga memiliki sebuah resort yang terkenal di kawasan wisata Tanjung Bira Bulukumba, bernama Hakuna Matata.

Agung Sucipto sebelumnya telah mengerjakan lima proyek infrastruktur di Sulsel. Kelima proyek yang dikerjakan Agung Sucipto itu antara lain, peningkatan Jalan Ruas Palampang-Munte-Bontolempangan di Kabupaten Sinjai/Bulukumba (DAK Penugasan) TA 2019 dengan nilai Rp28,9 miliar.

Lalu, proyek pembangunan Jalan Ruas Palampang-Munte-Bontolempangan (DAK) TA 2020 dengan nilai Rp15,7 Miliar. Kemudian, proyek pembangunan Jalan Ruas Palampang-Munte-Bontolempangan 11 Paket (APBD Provinsi) dengan nilai Rp19 miliar.

Baca Juga:  KTNA Sulsel Akui Program Pemkab Bantaeng Untungkan Petani dan Nelayan

Proyek keempat adalah pembangunan jalan pedisterian dan penerangan jalan kawasan wisata Bira (Bantuan Keuangan Provinsi Sulsel 2020 ke Kabupaten Bulukumba) TA 2020 dengan nilai proyek Rp20,8 miliar.

Dan proyek terakhir, proyek rehabilitasi jalan parkiran 1 dan pembangunan jalan parkiran 2 kawasan wisata bira (Bantuan Keuangan Prov. Sul-Sel 2020 ke Kabupaten Bulukumba) TA 2020 dengan nilai proyek Rp7,1 miliar.

“Berdasarkan keterangan para saksi dan bukti yang cukup, maka KPK berkeyakinan bahwa tersangka dalam perkara ini sebanyak tiga orang. Pertama penerima yaitu saudara NA dan saudara ER. Sedangkan sebagai pemberi adalah saudara AS,” kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) lalu.

Setelah menetapkan ketiganya sebagai tersangka, tim KPK lalu melakukan penggeledahan dikediaman Agung Sucipto di Kota Makassar dan Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekda Provinsi Sulsel.

Baca Juga:  Bupati Bulukumba Turunkan Alat Berat PT Amaly Tangani Jembatan Desa Tamaona

“Tim Penyidik KPK telah melaksanakan penggeledahan di 2 lokasi berbeda di Sulawesi Selatan. Dari 2 lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini,” kata plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (3/3) lalu.

“Selanjutnya bukti ini divalidasi dan dianalisa untuk dilakukan penyitaan untuk menjadi kelengkapan berkas perkara penyidikan,” sambungnya.

Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel dan rumah kediaman pribadi Nurdin Abdullah. Dari dua lokasi itu, KPK mengamankan dokumen terkait kasus dan uang tunai.

Dalam perkara ini, Nurdin Abdullah diduga menerima suap Rp 2 miliar dari Agung Sucipto melalui Edy Rahmat. Suap itu agar Agung Sucipto bisa mendapatkan proyek wisata Bira. Selain itu, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi Rp 3,4 miliar dari sejumlah kontraktor.

Reporter: Ayezzah

Share :

Baca Juga

NEWS

Desa Labbo di Bantaeng Serahkan Beasiswa Pelajar, Bupati: Pembangunan SDM Seutuhnya

NEWS

Tiga Rumah Dilalap Di Jago Merah di Kajang Bulukumba

NEWS

Hari Pertama Berkantor, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Ungkap Subtansi Dikerja Bukan Dicerita

NEWS

Layanan Disdukcapil Bulukumba Kembali Normal, Adminduk Sistem Online Jadi alternatif

NEWS

BPUM Tahun 2020 Menyisahkan “Keluh” Bagi Penerima

NEWS

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Kembangkan Layanan Berbasis Digital

NEWS

Akhir Masa Pemerintahan, Bupati Bulukumba Terima DIPA 2021

NEWS

Dua Jam Diperiksa Polisi, Dokter Rizal Dicecar 29 Pertanyaan