Home / NEWS

Senin, 19 April 2021 - 19:31 WIB

Pembongkaran Aset, Sinyal Ketidakharmonisan Eksekutif-Legislatif

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Pembongkaran median jalan tepat didepan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Sama Ratulangi, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba. Berimbas pada harmonisasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai retak.

Ketidakharmonisan kedua lembaga tersebut tercermin saat DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) diruang paripurna terkait pembongkaran pembatas jalan atau median jalan yang merupakan aset milik pemerintah.

Dalam RDP itu, DPRD menghadirkan seluruh pimpinan komisi, Pejabat Sekda Bulukumba, Dinas Perhubungan, Bidang Aset Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Lingkungan Hidup.

DPRD menyangkan sikap keberpihakan Pemkab terhadap salah seorang pengusaha yang juga merupakan pemilik SPBU Jalan Sama Ratulangi Bulukumba. Dimana permintaan sang pengusaha mendapat respon cepat tanpa melalui kajian.

Baca Juga:  Melihat Harmonisnya Bupati Dan Kajari Bulukumba di Hari Bhakti Adhyaksa ke-60

Menurut Ketua DPRD Bulukumba H Rijal, mengatakan pembongkaran median jalan tanpa sepengetahuan DPRD. Hal itu terkesan pilih kasih, dimana zona merah yang terletak di Kelurahan Jalanjang telah memakan banyak korban namun tidak mendapatkan tindaklanjut dari pemerintah.

“Kami disini tidak dihargai, pemda mengambil tindakan tanpa ada sepengetahuan DPRD. Ini seorang pengusaha yang menyurat untuk meminta median jalan di bongkar langsung di kerja, sementara yang di Jalanjang tidak ditindaki meski itu permintaan warga,” tegasnya.

Pembongkaran median jalan tersebut diduga memiliki unsur nepotisme. Dimana sehari sebelumnya, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf memberikan klarifikasi kepada DPRD jika pembongkaran tersebut tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga:  Lampu Jalan di Beberapa Titik Kota Bulukumba tak Berfungsi

“Siapa yang bisa kita percaya ini, pak Bupati di telfon sama pak Bakti malah beliau mengaku bahwa dirinya tidak tahu soal pembongkaran median tersebut,” jelasnya.

Sementara, Legislator PKS, Andi Ahyar, mengatakan jika Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf tidak lagi menghargai DPRD. Sikap yang diperlihatkan itu dianggap bisa menjadi faktor tidak harmonisnya DPRD dengan Bupati.

“Kalau begini pak Bupati, bisa jadi tidak akan harmonis antara DPRD dan Pemda,” kesal Andi Ahyar, yang merupakan kader dari salah satu partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba dengan tagline Dikerja Bukan Dicerita itu.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

Bhabinkamtibmas Mediasi Kasus Penganiayaan Bersama Kepala Desa Polewali

NEWS

Buka Wisata Ditengah Pandemi, Pemkab dan DPRD Disorot

NEWS

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bulukumba Lebih Tinggi Dibanding Penambahan Kasus Baru

NEWS

UPDATE Corona 28 Mei: “New Normal” Kasus Positif Tembus 24.538, Sembuh 6.240, Meninggal 1.496

NEWS

Merasa Dirugikan, Kontraktor Proyek Puskesmas Loka Diminta Selesaikan Upah Tukang

NEWS

Pasien Sembuh Covid-19 Asal Bantaeng Menanjak Drastis, Hari Ini Ada 31 Kesembuhan

NEWS

Bantuan Covid-19 Berpolemik, Pemkab Bulukumba Diusul Buat Perbup

NEWS

Pemkab Bulukumba Kembali Dapat Bantuan Motor Sampah