Home / NEWS

Kamis, 8 April 2021 - 13:36 WIB

Pembayaran Insentif Nakes RSUD Besar, Kadinkes: Kita Harus Adil

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Tenaga Kesehatan (Nakes) diklaim sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Namun klaiman itu tidak berbanding lurus dengan hak mereka yang tak kunjung dibayarkan.

Keterlambatan pembayaran hak para nakes tersebut terungkap pada saat Tim Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 menyambangi RSDU HA Sultan Dg Radja Bulukumba, Selasa, (6/4/2021) lalu.

Pembayaran hak para nakes merupakan tanggungjawab Kementrian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Bulukumba. Dimana insentif nakes baru terbayarkan untuk bulan Mei tahun 2020.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Wahyuni, yang dikonfirmasi mengatakan jika insentif nakes telah di bayarkan pada tahun 2020 selama 3 bulan, selebihnya baru akan di buatkan Surat Keputusan (SK) Parsial.

Baca Juga:  OPD Sulit 'Move On', Tim Delegasi Penyusunan RKPD Ragu "Dikerja Bukan Dicerita" Terwujud

Ia juga mengatakan jika pembayaran insentif untuk tenaga kesehatan pada rumah sakit sultan dg raja klaimnya memang besar, sedangkan untuk insentif ini harus adil kepada semua tenaga kesehatan, baik yang ada di rumah sakit maupun di puskesmas

“Karena itu memang rumah sakit tagihannya memang tinggi, ketika rumah sakit semua di bayarkan kasian puskesmas, dan kita harus adil untuk membayarnya,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan jika untuk tahun 2021 sendiri belum ada kucuran dari kementrian kesehatan untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan.

Baca Juga:  Sekelompok Preman Kroyok Satu Anggota Dishub Bulukumba

Sebelumnya, Pelaksana tigas (Plt) Direktur RSUD HASDR Bulukumba, dr Rizal Ridwan Dappi, menegaskan jika pencairan insentif nakes yang terlibat dalam pasien covid-19 merupakan kewenangan Dinas Kesehatan.

“Insentif nakes itu sumber dananya dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dikelolah Dinas Kesehatan. Kami hanya membuat klaim untuk insentif tersebut,” katanya.

dr Risal menyampaikan jika pembayaran insentif nakes baru terbayarkan hingga bulan Mei tahun 2020. Sedangkan penyebab atas keterlambatan pembayaran insentif ini diakuinya belum diketahui.

“Soal penyebab keterlambatan itu bisa ditanyakan langsung ke pengelolanya di Dinkes,” ujarnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

Tak Ingin di Bully, Bupati Bulukumba Bentuk Tim Pengendali Banjir

NEWS

Kasus Kematian Ibu dan Anak, Direktur RSUD Bulukumba: Agak Sulit Kondisinya, Itu Kejadian Luar Biasa

NEWS

Tumpukan Bekas Material Pekerjaan Pipa PDAM di Sinjai Timur di Keluhkan Warga

NEWS

Melintas di Bantaeng, Pengendara Dapat Swab Antigen Gratis

NEWS

Desa Labbo di Bantaeng Serahkan Beasiswa Pelajar, Bupati: Pembangunan SDM Seutuhnya

NEWS

PFI Makassar Sesalkan Pengusiran Pewarta Foto Saat Gladi Pelantikan Kepala Daerah

NEWS

Hidup Sebatang Kara Dirumah Tua, Nenek Sattima Tidak Terakomodir Dalam Bantuan Sosial

NEWS

Mendekati Pilkada, 5 Kasus Baru Positif Covid-19 Ditemukan di Bulukumba