Home / NEWS

Senin, 22 Juni 2020 - 16:19 WIB

Pejabat di Bulukumba Umumkan Dirinya Positif Covid-19, Tertular dari OTG?

Sekertaris Bappeda Bulukumba, Amran Syaukani saat menjalani isolasi [IST].

Sekertaris Bappeda Bulukumba, Amran Syaukani saat menjalani isolasi [IST].

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Satu dari ke empat belas tambahan kasus baru positif covid-19 di Bulukumba per Minggu (21/6/2020) merupakan pejabat di lingkup pemerintahan kabupaten Bulukumba.

Hal tersebut terungkap setelah pasien yang teregister dengan nomer kasus 051 tersebut mengumumkan dirinya terpapar virus Corona, berdasarkan hasil Swab yang telah dikeluarkan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Bulukumba.

Diketahui pasien 051 tersebut adalah Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba,  Amran Syaukani.

Melalui akun media sosial Facebooknya, Amran mengumumkan bahwa sehari sebelumnya pada Minggu (21/6) dirinya mendapat penyampaian hasil pemeriksaan sampel swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melalui Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba yang sudah keluar.

Sebelumnya dilakukan pengambilan sampel swab terhadap ia dan isterinya sekitar seminggu yang lalu.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan swab tersebut, isteri saya dinyatakan negatif virus covid-19.
Sedangkan terhadap hasil pemeriksaan sampel swab saya sendiri, dinyatakan Positif,” tulis Amran dalam statusnya yang diunggah pada Senin (22/6/2020) pagi.

Lanjut ia menceritakan, soal terpapar virus dari mana, Amran juga tak mengetahuinya secara pasti. Diduga ia tertular dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Jika ada yang bertanya, di mana atau dari siapa saya tertular? mungkin agak sulit bagi saya untuk menjawabnya, karena sejak terjadinya pandemi, khususnya di Bulukumba, memang saya tetap lebih banyak menjalankan aktivitas di kantor daripada work from home. Seingat saya hanya 4 hari saya tidak masuk kantor selama pandemi ini berlangsung,” sambungnya.

Baca Juga:  Kekurangan Stok Darah, Plt Direktur RSSDR Bulukumba Ajak Masyarakat Saling Membantu

Namun, selama masa pandemi ini, Amran mengaku juga cukup sering menemani (mengantar) isterinya dalam menjalankan tugasnya selaku Koordinator Tim Gerak Cepat (TGC) Kabupaten pada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba. Terutama di hari libur Sabtu-Minggu ataupun pada malam hari, termasuk diantaranya ketika melakukan kegiatan pengambilan sampel swab.

“Dalam 14 hari terakhir sebelum dilakukan pengambilan sampel swab, saya masih terus beraktifitas dengan beberapa kawan dan kerabat, terutama kegiatan kedinasan. Untuk itu melalui tulisan ini, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan meminta kepada kita semua, untuk tetap menjaga diri dan tidak ragu untuk memeriksakan diri sekiranya ada gejala sakit,” katanya lagi.

Amran Syaukani merupakan pasien dengan status OTG lantaran sebelum dan sesudah dinyatakan positif ia tak pernah merasakan atau mengalami satupun gejala klinis Covid-19.

“Alhamdulillah, hingga saat ini, saya tidak mengalami suatu gejala sakit apapun, baik flu, bersin, batuk ataupun sesak, sehingga jika memang tidak melakukan pemeriksaan swab, sayapun tidak akan percaya jika dalam tubuh saya telah ada virus corona,” akunya.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Bulukumba Respon Tudingan Positif Buatan Keluarga Pasien Meninggal

Tak lupa, Amran menyampaikan permohonan maafnya baik kepada kawan dan kerabat yang telah kontak erat denganya dalam kurun waktu terakhir. Ia juga meminta dukungan suport dan doa masyarakat Bulukumba agar secepatnya sembuh dari Corona.

“Mohon maaf karena baru sempat menyampaikan, yang pasti sebelum saya memposting tulisan ini, kondisi saya sudah tersampaikan kepada kawan dan kerabat yang pernah kontak erat dengan saya dalam beberapa hari terakhir ini,” ucapnya.

Akhirnya mari kita berdoa, semoga kita semua senantiasa dalam Lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita segera terbebas dari wabah ini dan dapat kembali beraktifitas seperti biasa,” pungkasnya.

Diketahui, total positif di Bulukumba saat ini sebanyak 59 kasus dengan kesembuhan 12 orang.

Adapun 46 lainnya masih menjalani perawatan, namun diantara pasien yang menjalani perawatan tersebut, sebanyak 23 orang menjalani isolasi mandiri. Sementara 1 kasus positif covid-19 meninggal dunia. (* /Red1)

Lihat Sumber: Klik Disini!

Share :

Baca Juga

Disuruh Pulang Setelah Pemeriksaan, Pasien Puskesmas Caile Merasa Tak Dilayani dengan Baik

NEWS

Disuruh Pulang Setelah Pemeriksaan, Pasien Puskesmas Caile Merasa Tak Dilayani dengan Baik

NEWS

Bio Farma Segera Produksi 43 Juta Dosis Vaksin Covid-19

NEWS

Ibu dan Calon Bayinya Meninggal di RSUD Bulukumba, Keluarga Sebut Terlambat Ditangani Medis

NEWS

Lahan Bandara Bira Sudah Disiapkan Pemkab, Pembangunan Ditangan Kementrian

NEWS

Belajar Tatap Muka, Disdikbud Tunggu Analisis Gugus Covid-19

NEWS

Nasdem Tual Mantapkan Kuda-kuda Hadapi Pemilu Serentak 2024

NEWS

BPUM Tahun 2020 Menyisahkan “Keluh” Bagi Penerima

NEWS

Anggota Dewan di Bulukumba Akui Istrinya Positif Covid-19