Pasar Rakyat Bontonyeleng dan Salassae Segera Difungsikan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Dalam waktu dekat di Kabupaten Bulukumba ada 2 pasar yang akan difungsikan, yakni Pasar Rakyat Bontonyeleng dan Pasar Salassae, Kecamatan Gantarang. Pendanaan kedua pasar ini juga bersumber dari tempat yang sama, Tugas Pembantuan (TP).

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Bulukumba , Idham Umar saat ditemui Kumanika.com di kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) pada Rabu, 12 Januari 2021.

“Kami upayakan dalam waktu dekat Pasar Rakyat Bontonyeleng dan Pasar Salassae sudah bisa difungsikan. Mengingat pembangunan kedua pasar tersebut telah selesai,” ujarnya.

“Khususnya Pasar Rakyat Bontonyeleng, tugas kami adalah mengembalikan pedagang yang sudah direlokasi atau dipindahkan sementara dan petugas kami pun di lapangan sudah mendata para pedagang yang mau menempati kios/los karena akan ada biaya yang dibebankan ke mereka nantinya,” terangnya lagi.

Baca Juga:  Ilham Azikin Instruksikan Daging Kurban Diantar ke Rumah Warga

Pihaknya pun mendapati sedikit masalah, karena jumlah kios yang tersedia berbeda dengan jumlah pedagang.

Kios yang terkhusus penjual ikan tersedia 26, sedangkan jumlah penjual ikan sebanyak 30 bahkan lebih. Untuk keseluruhan, kios yang tersedia sebanyak 120, sementara jumlah pedagang yang terdata sebanyak 130.

“Olehnya itu, data yang masuk kita laporkan kembali. Karena kami tidak mau pasar ini kelihatan kumuh. 26 kios penjual ikan untuk pasar desa itu sudah wajar,” paparnya lagi.

Lain halnya dengan Pasar Salassae, disana tak ada kendala karena sebelumnya tidak ada pedagang. Pihak Dinas Perindag juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Salassae.

Baca Juga:  Menko PMK Sebut Bantaeng Bisa Jadi Percontohan Nasional Penanganan Stunting

“Kami sudah 4 kali berkoordinasi dengan Kepala Desa Salassae dan sudah diadakan pembersihan. Insya Allah, kami segera diundang kesana. Setelah satu kali pertemuan lagi. Pasar Salassae sudah mulai difungsikan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, tidak ada peresmian atau kegiatan gunting pita untuk kedua pasar ini. Sebab, Pasar yang sumber pendanaannya dari Tugas Pembantuan (TP) masih aset pemerintah pusat.

“Perlu diketahui juga, bahwa pasar yang dana pembangunannya bersumber dari Tugas Pembantuan (TP) tidak dilakukan acara peresmian atau gunting pita. Karena ini masih aset pemerintah pusat,” tutup Idham Umar.

REPORTER: Nda

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template