Pansel Sekda Serahkan Hasil Penilaian, Bupati: Ini Murni, Tidak Ada Titipan

Pansel Sekda Serahkan Hasil Penilaian, Bupati: Ini Murni, Tidak Ada Titipan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Tim Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah, menyerahkan Berita Acara Penetapan Tiga Besar, dari hasil penilaian kompetensi peserta seleksi terbuka, Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba Tahun 2021.

Hasil penilaian tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Pansel, Prof Aminuddin Ilmar, kepada Muchtar Ali Yusuf selaku Bupati Bulukumba, di Pendopo Rujab Bupati. Penyerahan itu disaksikan oleh Edy Manaf (Wakil Bupati Bulukumba) dan Misbawati A Wawo (Plh Sekda), Rabu (2710/2021).

Tiga besar yang tercantum dalam berita acara tersebut yakni Muhammad Ali Saleng(Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan), dengan nilai kumulatif 88,86 persen; Dra. Hj. Umrah Aswani (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan), dengan nilai kumulatif 84,92 persen; dan Ir. Muhammad Ramlan Hamid (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan), dengan nilai kumulatif 84,73 persen.

Prof Aminuddin Ilmar menyampaikan, proses seleksi yang telah dilakukan betul-betul dilaksanakan sesuai kepentingan untuk mencari calon Sekretaris Daerah yang mempunyai kapasitas dan kompetensi, serta integritas.

Ia melaporkan, dari proses seleksi ada tujuh peserta. Namun satu peserta kemudian gugur karena tidak mengikuti tahapan seleksi akhir, yaitu pembuatan makalah dan tahapan wawancara.

Baca Juga:  Efisienkan Waktu, DPRD Bulukumba Segera Bahas APBD 2021

Berdasarkan pengalaman kepanitian seleksi, Prof Ilmar mengaku prosesnya dilakukan secara murni, tanpa arahan atau petunjuk untuk mengarahkan nama untuk dipilih.

“Satu-satunya petunjuk dari Bupati, bahwa proses seleksi ini menghasilkan calon Sekda yang betul-betul yang terbaik. Siapa pun orangnya, dari mana datangnya, yang penting hasilnya yang terbaik untuk Pemerintah Kabupaten Bulukumba,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia mengemukakan bahwa ada empat tahapan saat seleksi. Di antaranya assessment, rekam jejak, pembuatan makalah, dan wawancara. Dari keseluruhan tahapan tersebut, kemudian dilakukan rekapan nilai. Sehingga, akhirnya menghasilkan tiga nama untuk diserahkan kepada Bupati Bulukumba.

“Mewakili teman-teman Pansel, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati, yang telah memberikan kepercayaan dalam melakukan proses seleksi dengan indikator yang jelas, dan tidak ada campur tangan pihak lain,” bebernya.

Muchtar Ali Yusuf selaku Bupati Bulukumba, membenarkan bahwa dalam seleksi Sekda ini tidak ada titipan nama dari pihaknya. Ia hanya menunggu hasil terbaik dari proses seleksi yang dilakukan oleh Pansel.

“Ini murni, tidak ada titipan. Meskipun ada beberapa pesanan nama dari keluarga dan teman. Namun saya hanya menunggu hasil terbaik dari proses seleksi yang independen,” ungkap Andi Utta, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Bupati Lantik Komisioner KI Bulukumba

Bukan hanya seleksi Sekda yang harus professional, namun menurut Andi Utta, dalam penempatan jabatan lainnya di era pemerintahannya juga harus memiliki kapasitas dan kompetensi. Sama halnya ketika masih memimpin perusahaannya, Ia merekrut orang-orang yang bisa bekerja professional.

Ia melanjutkan, banyak ASN di Bulukumba memiliki potensi. Namun mindset dan cara kerja mereka belum maksimal. Sehingga ke depan, Ia berharap pola pikir ASN yang bekerja di birokrasi bisa lebih produktif dan terukur.

Salah satu pola pikir yang harus ditanamkan, katanya, adalah We Love Bulukumba. Atau, rasa cinta terhadap Bulukumba, sehingga seluruh energi dan potensinya mengarah kepada kerja-kerja yang terbaik untuk kabupaten ini.

Setelah penetapan tiga besar hasil seleksi ini, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyampaikan persuratan untuk persetujuan, kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jika sudah ada persetujuan dari KASN, maka hasil tersebut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi untuk penetapannya.

Lima nama yang tercatat dalam Pansel Sekda yaitu Prof. Dr. Aminuddin IImar selaku Ketua dan Ir. H. Imran Jausi selaku Sekretaris. Selebihnya, sebagai anggota ada Dr. A. Taufik, Dr. Ir. Andi Irwan Nur, dan Dr. Sitti Murdiana Muin.

Penulis: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template