Home / EKBIS

Rabu, 3 Juni 2020 - 09:42 WIB

New Normal, Pengusaha Diminta Rekrut Pekerja yang di PHK

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, KUMANIKA.com – Para pengusaha diminta untuk merekrut kembali pekerja atau buruh yang telah mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PKH) maupun yang di rumahkan akibat pandemi Covid-19, Rabu (3/6/2020).

Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Manaker) Ida Fauziyah, langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja baru.

Baca Juga:  Disdik Makassar Perpanjang Sistem Belajar di Rumah

“Kami harap penerapan new normal bisa menggerakkan roda perekonomian, sehingga para pekerja yang di PHK dan di rumahkan,” ujar Ida Fauziyah, Selasa (2/6/2020) kemarin.

Kata dia, jika semuanya kembali kerja, mereka wajib menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja secara ketat.

Perekrutan ulang para pekerja yang ter-PHK dan di rumahkan ini memiliki keuntungan tersendiri bagi pengusaha. Pasalnya, mereka telah memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, memiliki pengalaman kerja, serta mengenal budaya kerja di perusahaan.

Baca Juga:  60 Petugas Keamanan Dikerahkan Melakukan Pengaman Pencegahan Sebaran Covid-19

“Sehingga mereka dapat kerja sesuai keterampilan yang dimiliki, dan tidak perlu lagi melakukan pelatihan kerja,” jelasnya. (*/ek)

Share :

Baca Juga

Peduli UMKM, APINDO Bulukumba Berupaya Kembangkan Perekonomian Desa

EKBIS

Peduli UMKM, APINDO Bulukumba Berupaya Kembangkan Perekonomian Desa

EKBIS

Hari Ini, Bupati Bulukumba Resmi Buka Kawasan Wisata Pantai Tanjung Bira

EKBIS

Atasi Stunting, Bulog Bulukumba Kenalkan Produk Beras Fortivit

EKBIS

Aplikasi Gojek Resmi Hadir di Bulukumba

EKBIS

Selain Dapat Pelatihan, Peserta PK2UKM Dapat Jaminan Kemudahan Bantuan Modal
BBM Jenis Premium Dihilangkan, Supir Pete-pete Mogok Beroperasi

EKBIS

BBM Jenis Premium Dihilangkan, Supir Pete-pete Mogok Beroperasi

EKBIS

Pekan Depan, NH Pembicara Pertumbuhan Ekonomi Bali

EKBIS

Gudang Bulog Bulukumba Melimpah,  Serapan Beras dan Gabah Petani Terhenti