Home / NEWS

Senin, 6 September 2021 - 21:54 WIB

Nelayan di Bulukumba tak Melaut Akibat Ketersedian Solar Habis

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Nelayan di Kabupaten Bulukumba sudah seminggu tak melakukan aktifitas di laut akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang ada di sejumlah SPBU.

Hal itu di sampaikan oleh sejumlah nelayan yang di temui di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin, (6/9/2021).

Salah satu nelayan, H Muh Nur (70) di hadapan awak media menyampaikan jika ketersediaan BBM jenis solar yang kosong di sejumlah SPBU telah mengganggu aktivitas mereka untuk berlayar menangkap ikan ke laut.

“Kami sudah seminggu ini sulit mendapatkan BBM jenis solar di sejumlah SPBU. Hal ini membuat kami semua menunda untuk berlayar menangkap ikan,” ucapnya.

Lebih lanjut H Nur mengatakan jika kendala utama saat ini yang dihadapi oleh para nelayan untuk melaut yakni tidak adanya pasokan solar yang masuk ke SPBU di kabupaten Bulukumba

Baca Juga:  Bupati Launching dan Serahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Ia mengaku bahwa setiap hari kapal yang di gunakan nelayan untuk menangkap ikan itu membutuhkan 500 hingga 750 liter solar untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kapal untuk melaut.

“Sekarang ini sudah masuk musim tangkap ikan, kebutuhan solar untuk nelayan sangat besar, tapi kalau tidak ada solar untuk di gunakan mauki pake apa pergi cari ikan, na kita juga ke berlayar itu dalam sepekan 3 kali”, terangnya

Hal senada juga di sampaikan oleh pak Talla mengatakan jika akibat dari kelangkaan Solar ini para nelayan hanya sibuk memperbaik kapal-kapal yang terlanjur bersandar di pelabuhan pelelangan ikan.

Baca Juga:  Ujian SKB Tes CPNS Bulukumba Digelar di Kantor BKN Makassar

“Kesibukan sekarang hanya memperbaiki kapal saja, karena kita sekarang mau apa sedangkan kebutuhan akan solar menjadi meningkat per hari apabila datang musim tangkap,” ungkapnya

Talla juga sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Bulukumba agar bisa mengatasi keresahan nelayan akan ketersediaan BBM. Karena saat sekarang ini, dalam sekali melaut mereka mengalami kerugian ditaksir hingga mencapai puluhan juta.

“Jika kami tidak melaut kami sangat rugi hingga puluhan juta, karena sekali melaut itu sekitar 50 gabus ikan bisa kita bawa pulang,” pungkasnya.

Selain nelayan, sejumlah sopir truk di Kabupaten Bulukumba mengeluhkan hal yang sama. Kelangkaan solar memaksa mereka untuk tidak beraktivitas karena bahan bakar untuk truk mereka kosong.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

235 CPNS Bulukumba Diingatkan Tidak Ikuti Politik Praktis

NEWS

Upaya Kembangkan Kompetensi Guru, Ini yang Dilakukan PGRI Bantaeng

NEWS

Bedah Rumah, Bentuk Pengabdian AIA ke Masyarakat Bulukumba 

NEWS

Kunjungan Persaudaraan Bone ke Bulukumba, Dua Pemimpin Saling Beri Pujian

NEWS

Bimtek Admin SP4N Diharapkan Dapat Tingkatkan Ppelayanan Publik di Bantaeng

NEWS

Hasil Tes Swab Pasien Covid-19 Bocor, Kadis Kesehatan Bulukumba Minta Maaf

NEWS

Bantaeng Punya Empat Mobil Layanan Kesehatan Baru

NEWS

DPRD Sempat Tolak Kehadiran SPBU Ratulangi, Bupati Bulukumba Pilih Beri Apresiasi