Home / POLITIK

Selasa, 18 Agustus 2020 - 13:59 WIB

Musda Golkar Bulukumba Terancam Batal, Hingga Jabatan Hamza Pangki Dipertanyakan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Musyawarah Daerah (Musda) ke X Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Bulukumba yang rencananya akan dihelat pada tanggal 23 Agustus 2020 mendatang, terancam batal.

Pasalnya, ketua terpilih Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe telah mengajukan permintaan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar agar 12 Kabupaten/kota di Sulsel tidak melaksanakan Musda.

Kordinator Wilayah (Korwil) Bulukumba-Sinjai Partai Golkar Sulsel, Nirwan Arifuddin, mangaku saat ini Ketua DPD Sulsel, Taufan Pawe telah berada di Jakarta.

“Perintah siapa untuk melaksanakan Musda Golkar. Kalaupun perintah DPD Sulsel, sekarang semua pengurus sudah dimisioner dan Taufan Pawe belum memiliki Surat Keputusan (SK),” ucap Nirwan Arifuddin.

Pelarangan Musda Golkar, kata dia sebab Ketua DPD I Sulsel, Taufan Pawe telah meminta ke DPP untuk 12 Kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk tidak menggelar musda.

Baca Juga:  Bupati Bantaeng Ingatkan ASNnya Tak Terlibat di Pilkada Bulukumba

“Seharusnya buka pendaftaran kalau kita pengurus provinsi sudah di SK-kan dan dilantik baru Golkar Bulukumba bisa melakukan itu, karena provinsi memiliki satu suara. Tapi ini tidak jadi masalah bagi saya,” jelasnya.

Menurut Wakil Bendahara DPD I Golkar Sulsel tersebut, Musda seharusnya mengikuti perintah pengurus yang telah dilantik.

“Kalau ada yang suruh DPD I sebelumnya ini, tentunya yang suruh itu adalah yang terpilih,” ungkapnya.

Dia menjelaskan Andi Hamzah Pangki di Kabupaten Bulukumba memiliki saudara kandung selaku ketua salah satu partai politik. Padahal dalam aturan Anggaran Dasar Organisasi Partai Golkar Andi Hamzah tidak boleh menjabat selaku ketua.

Baca Juga:  Didukung Penuh, Zulhas Minta Kader PAN Bulukumba Solid Menangkan Edy Manaf di Pilkada

“Bagaimana Golkar bisa menang, dalam PO anggaran dasar rumah tangga Golkar aturanya sudah jelas. Dilarang jadi ketua Golkar kalau ada saudaranya di parpol lain. Kecuali Andi Hamzah Pangki diberi Diskresi dari ketua,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan Golkar tidak bakalan menang di Pilkada Bulukumba, hal itu disebabkan keluarga Andi Hamzah Pangki bakal pecah.

“Kalau dia (Andi Hamzah Pangki) jadi ketua partai lagi, sementara saudaranya ketua parpol lain. Tentu pihak keluarganya terbelah,” pungkasnya.

Ia meminta Andi Hamzah Pangki untuk tetap fokus pada dirinya sebagai calon Bupati Bulukumba. Tidak lagi memikirkan sebagai calon ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Bulukumba.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

POLITIK

Bukan Hanya Nirwan, H Thalib Lebih Dulu Dapat Restu Andi Utta

DAERAH

Diisukan Terpental Dari Pilkada Bulukumba, AHP: 3 Surat Tugas Parpol Bukan Kaleng-Kaleng

POLITIK

Serahkan Rekomendasi Pilkada Bulukumba, PKS: Nilai Kejujuran Ada di Harapan Baru

POLITIK

Kisruh Internal, Golkar Bulukumba Butuh Sosok Hamzah Pangki

POLITIK

HM21 Klaim Basis di Timur, Pemilihnya Mayoritas Perempuan

POLITIK

Ini Program Pakta Integritas HM21 yang Ramai Dibahas Masyarakat Bulukumba

DAERAH

Golkar dan Demokrat Segera Koalisi di Pilkada Bulukumba

DAERAH

Bupati Bantaeng Ingatkan ASNnya Tak Terlibat di Pilkada Bulukumba
error: Content is protected !!