Home / HUKUM

Senin, 5 April 2021 - 16:26 WIB

Minta BAP Ulang, Kuasa Hukum: ER Akan Beberkan Kemana Saja Dana BOK Mengalir

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Penasihat hukum ER yang menjadi tersangka Bantuan Oeprasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan tahun 2019 meminta penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk melakukan pemeriksaan ulang.

Permintaan untuk melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ulang terhadap ER. Lantaran dianggap belum lengkap akibat kondisi kesehatan ER yang terguncang secara sikologis saat menjalani pemeriksaan.

“Klien kami memberikan keterangan dalam BAP tidak secara detail karena saat menjalani pemeriksaan ER dalam keadaan sikologi terganggu,” kata Penasihat Hukum ER, Syahban Munawir.

Menurut Syahban Munawir, jika BAP ulang dilakukan terhadap ER. Dirinya meyakini ER akan menjelaskan secara detail kemana saja aliran dana BOK kemana saja sehingga merugikan negara mencapai Rp13,4 miliar.

Baca Juga:  Support Pengembangan dan Layanan Pariwisata, Pemerintah Siapkan Bus Wisata

“Hasil keterangan klien kami, saat dirinya menjabat sebagai Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan. Ada aliran dana BOK Dinas Kesehatan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, dan itu sering dilakukan,” ungkap Syahban Munawir.

Anggaran BOK, menurut Syahban Munawir. Digunakan untuk keperluan kegiatan Pemkab Bulukumba. Padahal setiap kegiatan pemerintah daerah memiliki pos sendiri dan anggaran BOK tidak diperuntukan untuk kegiatan lain termasuk kegiatan Pemkab.

“Nominalnya saya tidak tahu persis besaran dana ke Pemkab Bulukumba. Tapi menurut klien kami Pemkab beberapa kali meminta meski anggaran BOK tidak untuk kegiatan Pemkab,” ujarnya.

Baca Juga:  LBH Harap Kasus Wartawan Asrul Disidangkan di Makassar

Unit Tipikor Polres Bulukumba telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus korupsi BOK Dinas Kesehatan Bulukumba tahun 2019 dengan kerugian sebesar Rp 13,4 miliar.

Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut masing-masing Kasubag Keuangan Dinkes Bulukumba, Ernawati, Irna Anggriani yang menjabat sebagai Bendahara pengeluaran BOK Dinkes Bulukumba.

Serta mantan Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan, Andi Ade Ariadi, dan salah seorang sopir Dinkes Bulukumba, Eko Hindariono. Andi Ade sendiri saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

HUKUM

Nyamar Sebagai Pembeli, Polisi Tangkap Pasutri Pengedar Sabu di Bulukumba

HUKUM

Seorang Pemuda di Bulukumba Diserang Pria Misterius

HUKUM

Kasus Penganiayaan Berat Paling Menonjol di Bulukumba

HUKUM

Patroli Malam, Satlantas Polres Bulukumba Himbau Pengendara Terapkan Protokol Kesehatan

HUKUM

Kejari-Polisi Bulukumba Musnahkan Barang Bukti 12 Gram Shabu

HUKUM

Sidang Korupsi Bersitegang, Ketua Majelis Hakim Desak JPU Hadirkan Bupati Bulukumba

HUKUM

Korban Percobaan Pemerkosaan Keluhkan Sikap Lamban Polisi

HUKUM

Tak Miliki Izin, Polisi Amankan 7 Truck di Lokasi Tambang